PFC Online 26 Maret 2021: Diselamatkan oleh Kasih Karunia

Puji Tuhan acara Pray For Cities secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 26 Maret 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Dilayani oleh:

• Pdt. Imanuel Rajiono, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Palembang, Sumatera Selatan.

• Pdt. Emmawati Yulia Baule, Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Siloam Pontianak, Kalimantan Barat.

• Ev. Elkana Ruku, Gereja POUK ICHTHUS BDP Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

• Pdt. Renny Molle, Gereja Pantekosta di Tanah Papua (GPDP) Jemaat Suara Kalvari, Merauke, Papua.

• Pdt. Jeffry Siringoringo, KPPI Ministry.

Diselamatkan oleh Kasih Karunia

Pdt. Imanuel Rajiono menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Efesus 2:8-9:

8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Apa itu kasih karunia? Sebuah pemberian dari Allah yang sifatnya cuma-cuma kepada manusia berdosa. Yang sesungguhnya manusia tidak layak menerimanya karena sudah kehilangan kemuliaan Allah. Allah memberikan pengampunan dan keselamatan kekal di surga, yang tidak bisa di upayakan oleh manusia. Dalam dosa itulah hubungan manusia terputus dengan Allah. Manusia lebih menyukai kedagingannya daripada mentaati kehendak Allah. Tapi oleh karena kemurahan Allah, dengan wujud menjadi manusia yaitu Yesus Kristus menanggung dosa manusia di kayu salib. Kematian di kayu salib adalah kehendak Allah, karena manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Melalui Allah maka manusia mendapat jaminan keselamatan. Jangan ada yang memegahkan diri, karena semua adalah karena kasih karunia Tuhan.

Bagaimana supaya manusia berdosa mendapat jaminan keselamatan? Yaitu dengan menyadari bahwa dirinya orang berdosa, perbuatan baiknya tidak menjamin seorangpun masuk dalam surga kecuali karena anugerah Tuhan. Akuilah semua dosa-dosa kita dan terimalah Yesus sebagai Juruselamat satu-satunya dalam kehidupan kita.

Setelah itu Pdt. Emmawati Yulia Baule memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan sebelumnya firman Tuhan dibacakan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Dilanjutkan dengan doa untuk menjadi hamba Tuhan dan sebelumnya dibacakan firman Tuhan dari Lukas 10:2 Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Iman Mengerjakan Mujizat

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Ev. Elkana Ruku Telehala dari ayat Alkitab:

Matius 8:8 Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Tuhan Yesus pernah heran kepada orang Israel karena ketidakpercayaan mereka. Tapi, Yesus juga pernah heran dengan seorang perwira di Kapernaum.

Mengapa Tuhan Yesus heran kepada perwira dari Kapernaum?

Pertama, perwira ini memiliki iman yang benar karena ia menyadari ketidaklayakan- nya. Perwira itu merasa jauh dari Tuhan, merasa sebagai seorang yang berdosa dan membutuhkan Tuhan. Perwira itu merasa tidak layak dan harusnya dia yang di hukum karena dosanya. Hanya orang berdosa yang membutuhkan Yesus. Mari datang pada Yesus, ketika kita memiliki Yesus maka berkat Tuhan akan menyertai kita.

Kedua, iman yang besar dimulai dari iman yang benar. Dalam Yesus ada kesembuhan dan kemenangan bagi orang yang percaya. Perwira ini memiliki jabatan yang tinggi tapi dia dengan rendah hati datang pada Yesus. Apa yang menghambat kita datang pada Yesus? Mungkin kekayaan atau jabatan, tapi lepaskanlah semua untuk kita datang dengan hati percaya pada Yesus. Demikian saudara yang sakit, datang pada Yesus dengan rendah hati. Dalam Yesus ada kesembuhan dan ada pengharapan.

Ketiga, ada akibat dari iman yang besar dan benar, ada kesembuhan dan kemenangan. Karena saat itu juga hamba perwira itu menjadi sembuh.

Jangan ragu untuk datang pada Yesus, maka Tuhan akan melakukan mujizat. Miliki iman yang benar dan besar untuk datang pada Yesus.

Setelah itu Pdt. Renny Molle memimpin dalam doa kesembuhan bagi yang sakit dan membacakan Firman Tuhan dari 1 Petrus 2:24, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Acara dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Pdt. Emmawati Yulia Baule. Berdoa untuk seluruh pemerintahan yang ada serta jajarannya, pemerintahan pusat sampai ke daerah, untuk setiap permasalahan bangsa dan TNI-Polri. Lalu doa dilanjutkan oleh Pdt. Renny Molle yang berdoa untuk perekonomian bangsa dan pandemi Covid-19 agar berlalu dari bangsa ini.

Acara Pray For Cities Online ditutup dalam doa oleh Pdt. Jeffry Siringoringo dan dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan dan informasi medsos PFC.

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online.

Tuhan memberkati.

[eud/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram