PFC Online 2 April 2021: Injil yang Menyelamatkan

Puji Tuhan acara Pray For Cities secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat 02 April 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Dilayani oleh :

• Pdt. Margo Adi, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Bali, Bali

• Pdt. Andreas Supriyadi, Gereja Kabar Baik Indonesia (GKBI) Hosana, Tanjung Priok, Jakarta Utara

• Pdt. Timotius Bejo, Gereja Isa AlMasih (TPI) Ngrombo, Sukoharjo, Jawa Tengah

• Pdt. Yohanes Sudarmadji, Gereja Kasih Anugerah (GKA) Palu City Blessing, Palu Sulawesi Tengah

• Pdt. Yudi Sinambela, KPPI Ministry

Injil yang Menyelamatkan

Pdt. Margo Adi menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Roma 5:8, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Injil adalah karya Yesus yang sudah dilakukan di dunia ini untuk kita sekalian. Kabar baik adalah Yesus sendiri yang dihadirkan di tengah kita yang memberi jaminan kepastian akan keselamatan bagi kita. Karya Yesus yang pertama adalah menyelamatkan kita yang berdosa, memberikan jaminan bahwa dosa kita bisa diampuni melalui pengorbanan Yesus satu kali di kayu salib yang kita peringati hari ini, di hari Jumat Agung.

Mungkin kita merasa dosa kita berat, sangat besar dan tidak bisa diampuni, tetapi dalam 1 Yoh 1:9 dikatakan jika kita mengaku dosa kita maka Tuhan setia dan adil, mau mengampuni dan menguduskan kita. Pengudusan itu harganya sangat mahal sebab harus ada korban yang dipersembahkan dan darah yang dicurahkan sebagai jaminan bahwa dosa itu bisa diampuni. Kematian Yesus Kristus yang kita peringati hari ini dalam Jumat Agung menjadi jawaban bahwa dosa dapat diampuni sehingga kita dibersihkan dan dikuduskan oleh Yesus Kristus yang dilakukan untuk kita.

Melalui pengorbanan Yesus di kayu salib juga segala sakit penyakit kita disembuhkan. Dalam 1 Petrus 2:24 dikatakan “oleh bilur-bilur Yesus kita disembuhkan.” Hanya oleh darah Yesus maka hidup kita dijamah oleh Tuhan. Melalui karya penebusan Tuhan maka kita juga menerima jaminan hidup yang kekal di sorga, Tuhan menyediakan rumah bagi kita di sorga. Dalam Roma 1:16 dikatakan bahwa “Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada-Nya.”

Setelah itu Pdt. Andreas Supriyadi memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan sebelumnya membacakan firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Dilanjutkan dengan doa untuk menjadi hamba Tuhan dan juga membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Oleh Bilur-bilur Yesus Jadilah Sembuh

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Timotius Bejo dengan mengutip dari Lukas 18:35-43 tentang Yesus menyembuhkan Bartimeus.  Bartimeus adalah seorang yang mengalami mujizat kesembuhan dalam hidupnya oleh kuasa Tuhan Yesus. Ketika Yesus melewati Bartimeus dan banyak orang yang mengerumuni-Nya sehingga terjadi keributan yang membuat Bartimeus bertanya tentang Yesus. Bartimeus mengalami kesembuhan karena dia berseru kepada Yesus. Dia tahu bahwa dalam nama Yesus ada kuasa dan mampu untuk menyembuhkan dia, sehingga dia berseru kepada Yesus. Yang kedua, Bartimeus beriman kepada Tuhan Yesus, dari tengah kerumunan dia berusaha untuk sampai kepada Tuhan Yesus.

Apapun saat ini segala sakit-penyakit yang kita derita, beriman dan berserulah kepada Tuhan Yesus. Percayalah bahwa ketika Tuhan Yesus ada dalam hidup kita maka kuasa-Nya sanggup menyembuhkan kita.

Ayat 1 Petrus 2:24 menyatakan bahwa Yesus bukan hanya berkuasa mengampuni dosa tetapi juga sanggup menyembuhkan kita. Oleh bilur-bilur Yesus kita disembuhkan.

Setelah itu Pdt. Yohanes Sudarmadji memimpin dalam doa kesembuhan bagi yang sakit. Beliau membacakan ayat Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

Acara dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Pdt. Andreas Supriyadi. Berdoa untuk seluruh pemerintahan yang ada serta jajarannya, pemerintahan pusat sampai ke daerah, untuk setiap permasalahan bangsa dan memberkati bangsa Indonesia. Lalu dilanjutkan oleh Pdt. Yohanes Sudarmadji yang berdoa untuk perekonomian bangsa dan wabah Covid-19 agar berlalu dari bangsa ini, untuk vaksin yang sedang diberikan dan para medis.

Acara Pray For Cities Nusantara ditutup dalam doa oleh Pdt. Yudi Sinambela dan dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan.

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Nusantara. [eud/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram