PFC Online 17 Juni 2022: Anugerah Keselamatan

Puji Tuhan hari ini berlangsung Pray For Cities Online yang ditayangkan melalui Facebook, Instagram dan Youtube, hari Jumat 17 Juni 2022 jam 19.00 WIB.
 
Pray For Cities Online dilayani oleh:
 
• Pdt. Lucky Setiawan, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Ministry Kendari, Sulawesi Tenggara.
 
• Pdt. Elviana L. Kamengasa, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) KODAEL MESA Klasis Semau, Nusa Tenggara Timur.
 
• Pdm. Yosua A. Lumbantoruan, Christian City Church (C3) Victory Taman Surya, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
 
• Pdt. Akiong Epit, Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) KHATULISTIWA Pontianak, Kalimantan Barat.
 
• Hendrik Wijaya, KPPI Ministry.
 
 
Anugerah Keselamatan
 
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Lucky Setiawan dari Roma 3:23, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”
 
Tidak ada seorangpun yang tidak berdosa sebab perbuatan baik kita, pikiran, perkataan dan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan itu disebut dosa. Dalam kitab Roma disampaikan bahwa upah dosa itu ialah maut (Roma 6:23). Kata dosa itu menghasilkan kematian, menghasilkan kebinasaan.
 
Dalam Kitab Efesus Efesus 2:8-9
 
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
 
Keselamatan ini merupakan karya yang kekal, anugerah keselamatan itu tidak terlepas dari kita sedang berbicara tentang suatu pribadi yang begitu yang luar biasa penuh dengan kasih dan cintaNya. Karena penebusan-Nya Dia harus tergantung di kayu salib itu, sehingga saya dan saudara bisa diselamatkan, kita bisa diterima oleh Allah, kita bisa berdamai dengan Bapa di surga.
 
Kita harus menerima keselamatan karena kita adalah orang berdosa, akibat dosa maka kita pasti binasa tetapi karena iman kita akan memperoleh keselamatan dari Tuhan
 
 
Selanjutnya doa menerima Yesus dipimpin oleh Pdt. Elviana L. Kamengasa, sebelumnya dibacakan ayat Firman Tuhan dari Yohanes 3: 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
 
Dilanjutkan doa untuk melayani Tuhan bagi yang rindu untuk melayani.
 
Firman Tuhan kesembuhan dilanjutkan oleh Pdm. Yosua A. Lumbantoruan dari Matius 20:30 tentang Yesus menyembuhkan dua orang buta. “Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: ”Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!”
 
 
Apapun yang saudara hadapi, penyakit apapun yang mungkin sudah bertahun-tahun bahkan puluan tahun mengalami sakit yang tidak ada obatnya, bahkan dokter sekalipun mungkin sudah memvonis saudara bahwa tinggal waktunya. Tetapi didalam Yesus masih ada harapan, didalan Yesus ada mujizat. Tuhan adalah Sang Penyembuh, Dia adalah mujizat itu sendiri.
 
Ketika Yesus bertemu dengan orang kusta, maka dikatakan tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, dan Ia mengulurkan tangan-Nya lalu menjamah orang itu. Tidak ada jalan yang lain selain kita datang kepada Tuhan. Kalau saudara ingin disembuhkan, saudara mengambil sebuah langkah iman untuk datang kepada Tuhan. Jadi jangan hanya mendengar saja tapi harus ada tindakan, harus ada respon.
 
Kemudian Pdt. Akiong Epit mendoakan setiap orang yang sakit, dan membacakan ayat Firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
 
Rangkaian acara dilanjutkan dengan berdoa bagi bangsa dan negara Indonesia. Pdt. Elviana L. Kamengasa memimpin untuk berdoa bagi pemerintahan, keamanan, Polri, TNI. Dilanjutkan Pdt. Akiong Epit memimpin dalam doa untuk hasil alam Indonesia dan tim medis.
 
 
Acara Pray For Cities Online ditutup dalam doa oleh Hendrik Wijaya dan kemudian juga menyampaikan beberapa pengumuman mengenai layanan doa, jadwal acara Pray For Cities yang akan berlangsung serta akun media sosial Pray For Cities. [dinas/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram