PFC Online 12 Maret 2021: Hati Tuhan bagi Dunia

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 12 Maret 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, YouTube dan Instagram.

Dilayani oleh:

• Pdt. Prikles Limpong, Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) Epiphania, Desa Bori, Kao Utara, Halmahera Utara, Maluku Utara.

• Pdt. Pandapotan Tanjung, Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII), Kuburaya, Kalimantan Barat.

• Ev. Yohanes Telaumbanua, Gereja Anugerah Kristus (GAK) Tanjung Karang, Lampung, Sumatera Selatan

• Pdt. Jaya Sianturi, Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Gunung Sinai, Tangerang, Banten.

• Pdm. Boston Silalahi, KPPI Ministry.

Hati Tuhan bagi Dunia

Pdt. Prikles Limpong menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Roma 2:4, “Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?” Hati Tuhan tertuju bagi kita yang ada di dunia ini. Dalam Mazmur 33:13, “Tuhan memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia”. Dalam situasi apapun hati Tuhan tertuju kepada kita. Karena Dia menghendaki semua yang Dia telah lakukan bagi kita semua kita responi yaitu Dia telah mati dan menanggung penderitaan di atas kayu salib, Dia telah menebus dosa kita. Sekarang Dia mau kita memakai hidup kita untuk berbalik dan bertobat sehingga keselamatan menjadi bagian kita.

Firman Tuhan dalam 2 Petrus 3:9, “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”

Kelapangan hati-Nya, kemurahan-Nya, kesabaran-Nya. Dia sabar terhadap semua tingkah laku kita. Karena Dia menghendaki supaya kesempatan yang Dia berikan kepada kita ini, kita berbalik dari cara hidup yang salah, 2 Petrus 3:15, “Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.”

Yesus sudah datang di dunia ini memberikan hidup-Nya bagi kita semua. Dia memberikan tawaran kepada kita. Yesus adalah jalan, pada saat kita terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi maka keselamatan akan kita peroleh. Hati Yesus merindukan kita ada di sorga. Dan hanya melalui Yesus Kristus yaitu kita menjadikan Dia sebagai Juruselamat pribadi kita, kita undang Dia masuk dalam hidup kita. Dan di situ Dia akan mengubah hidup lama kita menjadi kehidupan yang baru.

Pada saat kita berseru minta ampun kepada Tuhan maka hidup kita akan dibebaskan dan dipulihkan oleh Tuhan Yesus. Tuhan mau kita semua bersama sama dengan Dia di sorga, kewarganegaraan kita bukan di dunia tapi di sorga. Apapun latar belakang kita, Yesus adalah Jawaban. Yesus adalah Juruselamat dan Penolong kita.

Setelah itu Pdt. Pandapotan Tanjung memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan sebelumnya firman Tuhan dibacakan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Dilanjutkan dengan doa untuk menjadi hamba Tuhan dan sebelumnya dibacakan firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Penyembuhku

Kemudian firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Ev. Yohanes Telaumbanua dari Markus 5:33-34 tentang Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan. Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada perempuan itu: ”Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

Ketika kita mendapatkan kabar baik kita dinyatakan sembuh maka betapa luar biasanya kita bersukacita. Karena itu menjadi kebutuhan kita. Perempuan pendaharan dua belas tahun ini pasti juga bersukacita ketika Tuhan Yesus berkata kepadanya bahwa dia akan sembuh karena iman yang dia miliki. Tuhan Yesus juga mau supaya kita mengalami kesembuhan yang sama seperti Firman Tuhan ini.

Perempuan ini datang pada pribadi yang tepat karena sebelumnya perempuan ini sudah mencari segala cara. Sampai mengeluarkan banyak untuk membiayai penyakitnya supaya sembuh tetapi tidak ada kesembuhan yang terjadi. Tetapi ketika perempuan ini datang kepada Tuhan, dia tidak memberikan apa-apa. Dia datang pada pribadi yang tepat, dia hanya memegang jubah daripada Yesus lalu mengalami kesembuhan.

Jika kita memiliki iman seperti perempuan ini juga maka kita pasti akan menerima kesembuhan dari Tuhan. Penyakit apapun yang mungkin orang atau dokter katakan tidak sembuh, kita akan dikuatkan Kembali oleh Tuhan karena kita memiliki iman bahwa Yesus sanggup menyembuhkan segala sakit yang kita alami.

Karena Tuhan mengasihi kita, Dia tahu tubuh kita yang sedang sakit. Berdoalah di dalam nama Yesus kita akan menerima kesembuhan itu. Harapan dan sukacita kita hanya ada pada Yesus. Kesembuhan Illahi hanya ada pada Yesus. Manusia terbatas, obat apapun terbatas jika Tuhan tidak pakai. Tuhan Yesus tidak pernah berubah dari dahulu, sekarang dan sampai masa yang akan datang, karena Dia adalah pribadi yang konsisten, Dia memberikan semua kesembuhan kepada kita. Karena hanya Dia-lah jawaban dari setiap penyakit yang kita alami.

Setelah itu Pdt. Jaya Sianturi memimpin dalam doa kesembuhan bagi yang sakit. Sebelumnya firman Tuhan dibacakan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

Acara dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Pdt. Pandapotan Tanjung berdoa untuk seluruh pemerintahan yang ada serta jajarannya, pemerintahan pusat sampai ke daerah dan  TNI-Polri. Lalu doa dilanjutkan oleh Pdt. Jaya Sianturi yang berdoa untuk perekonomian bangsa dan pandemi Covid-19 agar berlalu dari bangsa ini.

Acara Pray For Cities  dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos PFC. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Nusantara. Tuhan memberkati. [agn/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram