PFC Online 1 Oktober 2021: Menjadi Ciptaan Baru dalam Kristus

Puji Tuhan acara Pray For Cities Nusantara secara online dapat diselenggarakan kembali , pada hari Jumat, 1 Oktober 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Elia Umbu Zasa, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jonggol, Bogor, Jawa Barat.
• Pdt. Seska Lena Brek, Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Mawar Saron Tambarana, Sulawesi Tengah.
• Pdt. Adam Faluk, Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Jemaat Pniel Elim, Yalimo, Papua

• Pdm. Liliek Takara Soedibyo, Gereja Kristen Bersina (GKB) Pademangan, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
• Ev. Syanti Dewi S, KPPI Ministry.

Menjadi Ciptaan Baru dalam Kristus

Mengawali acara ini Pdt. Elia Umbu Zasa menyapa pemirsa dan membukanya dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari 2 Korintus 5:16-17. Pada saat manusia pertama tidak taat kepada Tuhan maka konsekuensinya ialah hubungan yang rusak dengan Tuhan dan keterpisahan dengan Tuhan. Kehidupan yang rusak ini tak bisa terhindar dari sakit penyakit dan persoalan hidup. Upah dosa adalah maut, manusia kehilangan kemuliaan Allah dan maut menanti di depan. Dosa akan membawa kepada kehidupan yang semakin buruk hari demi hari, kehidupan ini harus diperbarui itu adalah hal yang sangat penting. Dasar ini harus diubah yaitu dari kehidupan yang lama kepada kehidupan yang baru, dari kehidupan yang dikendalikan oleh iblis kepada kehidupan yang dikontrol dan dikendalikan oleh Roh Kudus, dari kehidupan kegelapan kepada kehidupan yang berjalan dalam terang.

Bagaimana caranya? sangat sederhana yaitu buka hati percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, kita akan menjadi ciptaan yang baru, manusia lama kita akan diubah menjadi manusia baru, percaya Yesus kata kuncinya telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat secara pribadi. Paulus mengatakan siapa yang ada dalam Kristus Ia adalah ciptaan yang baru. Ini adalah sesuatu yang sangat penting, ini adalah sesuatu yang sangat mulia dalam kehidupan kita. Ketika saudara percaya Yesus, hal yang terjadi yaitu yang pertama adalah berpindah posisi dari gelap kepada terang dari kehidupan lama kepada kehidupan baru. Yang kedua ada berkat yang kita akan peroleh sebagai anak Tuhan. Kalau kita mengalami sakit penyakit datang dan mohon kepada Tuhan dan kita akan mengalami berkat kesembuhan. Kalau kita ada dalam masalah maka Tuhan akan memberikan jalan keluar, tidak ada jalan buntu bagi orang yang hidup berjalan bersama dengan Tuhan. Kehidupan yang baru bersifat permanen, tidak akan luntur oleh panas terik matahari dan oleh hujan. Kita tidak akan mudah putus asa ketika menghadapi persoalan hidup.

Kemudian Pdt. Seska Lena Brek memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Penyembuh

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Adam Faluk dari Markus 5:25-28 tentang Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan. Seorang perempuan yang sudah 12 tahun lamanya menderita pendarahan, dia sudah bergumul, dia sudah berusaha, dia sudah ketemu dengan tabib, bahkan sudah mengeluarkan biaya yang begitu banyak agar dia bisa sembuh dari penderitaan yang dialami. Namun dia tidak mengalami kesembuhan, tidak mengalami mujizat tapi justru keadaannya semakin memburuk, semakin parah, namun suatu ketika Yesus berjalan didepan perempuan tersebut, dan iman perempuan itu bangkit dan dia mengatakan bahwa asalkan kujamah jubahNya saja aku akan sembuh, perempuan ini berusaha, berjuang serta tidak mundur sedikitpun walaupun orang banyak mengerumuni Yesus, dia tetap maju, tetap berusaha sampai dia menjamah jubah Yesus dan seketika itu juga pendarahannya berhenti, dia mengalami mujizat kesembuhan.

Mungkin saudara mengalami sakit dan sudah terpapar di rumah sakit ,mungkin saudara harus keluar masuk rumah sakit, ketemu dokter yang satu dan yang lain bahkan sudah mengeluarkan biaya yang mahal untuk harus berobat namun kesembuhan belum terjadi bahkan semakin hari semakin parah tapi ada berita sukacita yang datang kepada saudara, bahwa Yesus sanggup untuk menyembuhkan semua sakit penyakit dan semua masalah kita.

Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdm. Liliek Takara Soedibyo dari 1 Petrus 2:24 , “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. Tuhan Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup, yang sanggup melakukan mujizat detik ini juga. Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan berdoa.

Setelah itu doa bagi bangsa Indonesia dipimpin Pdt. Seska Lena Brek berdoa bagi pemerintahan, keamanan, Polri, TNI. Doa dilanjutkan oleh Pdm. Liliek Takara Soedibyo berdoa untuk hasil alam Indonesia, team medis rumah sakit.

Kemudian dilanjutkan oleh Ev. Syanti Dewi S, yang menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Nusantara.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati. [din/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram