PFC Onlie Maluku dan Maluku Utara 4 Agustus 2021: Pengampunan dari Tuhan

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Maluku dan Maluku Utara secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 4 Agustus 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Frits F. Lekransy Sirait, Gereja Protestan Maluku (GPM) Kota Ambon, Maluku
• Pdt. Barnabas Ria, Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara
• Pdt. Hanung Prasetyo, Jangkar Iman Ministry.
• Pdt. Boni Bauronga, Gereja Penyebaran Injil (GPI) Damai Sejahtera, Tobelo, Maluku Utara
• Pdt Siska Nelma, KPPI Ministry.

Pengampunan dari Tuhan

Mengawali acara ini Pdt. Frits F. Lekransy Sirait menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari 2 Tawarikh 7:14, “dan umat-Ku, yang atas nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” Semua orang percaya pasti rindu merasakan kebahagiaan hidup tapi sayang banyak yang tidak dapat merasakannya karena banyak bergantung pada kebahagiaan hidup dunia. Kebahagiaan orang percaya itu dimiliki dalam Yesus.

Ada empat hal yang menjadi sifat manusia ketika diluar Kristus:

Pertama, tidak ada kuasa yang diperoleh

Kedua, bergantung pada perasaan

Ketiga, sering diintimidasi oleh iblis, tidak akan ada pikiran positif

Keempat, segala keinginannya dikuasai oleh diri sendiri sehingga menempatkan Kristus diluar dari hidupnya.

Hanya dalam Tuhan kita bisa memperoleh kebahagiaan, tapi yang harus kita lakukan adalah datang dan memohon pengampunanNya. Dia sanggup mengubahkan seluruh hidup kita. Sebab Dia adalah Allah yang telah mati bagi kita semua, di dalam Dia kita akan memperoleh kebahagiaan selamanya. Ini saatnya kita berdoa dan berseru, mencari wajah Allah juga meminta pengampunan bagi Allah.

Kemudian Pdt Barnabas Ria memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Aku Mau, Jadilah Engkau Tahir

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Hanung Prasetyo, diambil dari Lukas 5:12-13, “Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Lalu Yesus menjamah orang itu, dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya.”

Seorang menderita kusta pada dahulu harus mengasingkan diri dari tempatnya, bahkan ketika orang lain bertemu dengan orang kusta harus berkata najis dan menjauhi. Satu kali Yesus memasuki suatu kota dan banyak yang mengikuti Yesus. Ada seorang kusta yang menderita sekali di kota itu, saat orang kusta mendengar ada Yesus masuk di kota itu maka dengan bersegera dia datang kepada Yesus, dia percaya akan Yesus sebab sebelumnya dia sudah mendengar akan Yesus saat melakukan mujizat demi mujizat di banyak tempat.

Saat datang kepada Yesus juga orang kusta tidak takut mendekati dan segera tersungkur, dia tidak menjadi malu dan takut, dia memohon supaya Tuhan menyembuhkan dirinya. Dia berseru dengan iman kepada Tuhan sebab dia tahu Yesus sanggup menyembuhkan dan tidak akan mengecewakan. Yang dilakukan Yesus adalah Dia mau menyembuhkan dan menjamah orang tersebut dan seketika itu juga menjadi sembuh. Bila ada saudara yang mengalami sakit penyakit dan firman ini datang kepada tiap kita bahwa Yesus sanggup menyembuhkan. Tidak peduli berapa lama kita menderita tapi berserulah kepada Yesus maka Dia segera datang dan menyembuhkan.

Dia bukan Allah yang jauh atau hanya mendengar doa beberapa orang saja tapi semua doa kita didengar oleh Allah. Dia mau menyembuhkan semua penyakit kita. BilurNya sanggup menyembuhkan semua sakit penyakit kita. Datanglah dengan iman kepada Yesus, jangan takut.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt Boni Bouronga. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari 1 Petrus 2:24, “Ia sendiri telah memikul dos akita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati oleh dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh”.

Setelah itu doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Boni Bouronga berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri sebagai garda terdepan untuk ketertiban dan keamanan bangsa, berdoa bagi para tim medis dan pasien yang sedang berperang melawan Covid 19 dan pemulihan bangsa.

Kemudian dilanjutkan oleh Pdt Siska Nelma yang menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Maluku dan Maluku Utara.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati. [sis/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram