PFC Online Jawa Timur 28 April 2021: Tinggal dan Melekat dalam Kristus

Puji Tuhan Acara Pray For Cities Jawa Timur secara online yang dapat diselenggarakan pada hari Rabu, 28 April 2021 dan dapat diikuti melalui Facebook, Instagram dan YouTube.

Pray For Cities online Jawa kali ini dilayani oleh :

  1. Pdt. Adi S Nugroho, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Tunglur, Pare, Kediri, Jawa Timur
  2. Pdm. Feri Joesoef Darjanto, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Imanuel, Sampang, Madura, Jawa Timur
  3. Pdt. Dwi Hari Santoso, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Pengharapan Surabaya, Jawa Timur 
  4. Pdt. Yohanes Sumitro, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Air Hidup, Ponorogo, Jawa Timur 
  5. Steffani Bobiday, KPPI Ministry

 Tinggal dan Melekat dalam Kristus

Pdt Adi S. Nugroho, menyambut pemirsa dan membuka dalam doa, melanjutkan untuk membacakan firman Tuhan dari Injil Galatia 2:19-20

“Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

Pada bulan ini seluruh gereja sedang memperingati kematian Tuhan Yesus dan kebangkitan-Nya. Dari ayat ini membuktikan bahwa Kristus tidak menjalani hidup-Nya untuk diri sendiri. Oleh sebab itu kita bisa mengikuti teladan Tuhan Yesus. Tuhan mau kita tinggal tetap didalam Kristus, supaya ketika masalah atau apapun kesulitan yang datang atas kita tidak membuat kita meninggalkan Kristus. 

Kita dipanggil untuk percaya dan menyatakan karya Allah dan tinggal melekat didalam Kristus. Hal ini dapat diwujudkan dengan memelihara iman kita. Harus menghasilkan buah pertobatan dan lahir baru supaya dapat membagikan kembali buah itu kepada sesama kita. 

Pdt. Adi mengajak untuk menerima Tuhan Yesus supaya bisa menjadi berkat juga bagi sesama. 

Dilanjutkan oleh Pdm. Feri Joesoef Darjanto berdoa bagi yang mau menerima Tuhan Yesus dan membacakan firman Tuhan dari Yohanes 3:16 : Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Pdm. Feri Joesoef Darjanto mengajak untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan menuntun pemirsa untuk berdoa menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Menyambut pemirsa datang dalam keluarga kerajaan Allah, dan juga mendoakan pemirsa untuk melayani Tuhan dan menjadi berkat dan membacakan firman Tuhan dari Lukas 10 : 2   Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Dan sungguh-sungguh mendoakan pemirsa yang mengambil keputusan untuk melayani Tuhan.

Yesus Peduli kepada Kita

Pdt. Dwi Hari Santoso  melanjutkan memberitakan Firman Tuhan dengan membacakan Matius 9:35-36:

“Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”

Ada beberapa point yang bisa ditekankan melalui pembacaan ayat Firman Tuhan ini:

Tuhan Yesus memperhatikan dan peduli, berbelas kasihan kepada siapapun dan dimanapun kita berada.

Dia memperdulikan akan keselamatan jiwa kita dan juga peduli akan kesehatan tubuh kita. Karena ketika kita sehat kita bisa melayani Tuhan dan menyenangkan Tuhan. 

Kasih dan perhatian Tuhan Yesus tidak pernah berubah dari dulu sampai saat ini, dan memang kita memerlukannya. Sekarang bagaimana kita bisa memperoleh kesembuhan dari Tuhan Yesus ? Mendengar, percaya dan datang kepada Tuhan Yesus dengan langkah iman.

Seperti contoh pada perempuan yang sakit pendarahan dalam Matius 9:20-22: “Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.”

Contoh yang lain lagi ada dari Firman Tuhan yaitu ketika Tuhan Yesus menyembuhkan dua orang buta dalam Matius 9:27-30: “Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.”

Kedua orang buta ini setelah mendengar tentang Tuhan Yesus, mereka datang dan berseru, berharap kepada Yesus. Mereka mengalami kesembuhan. Banyak yang tidak mendapat kesembuhan Ilahi dari Yesus karena kurang percaya. Pdt. Dwi mengajak untuk beriman dan melangkah dalam iman supaya menerima kesembuhan dari Tuhan Yesus. 

Kemudian Pdt. Yohanes Sumitro mendoakan semua pemirsa yang sakit dan terlebih dahulu membacakan kebenaran Firman Tuhan dari 1 Petrus 2:24, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Membawa pemirsa percaya dan meminta menumpangkan tangan atas bagian yang sakit dan membimbing berdoa. Segala sakit penyakit oleh bilur-bilur Tuhan Yesus pasti disembuhkan. Setelah berdoa, kembali diingatkan untuk tetap terus beriman kepada Yesus.

Selanjutnya Pdm. Feri Joesoef Darjanto memimpin doa syafaat, berdoa bagi Provinsi Jawa Timur. Bagi gubernur, bupati dan seluruh jajarannya agar diberikan hikmat untuk membawa masyarakat seluruh penduduk Jawa Timur semakin aman, kondusif dan damai sejahtera. Dan berdoa untuk pemerintahan daerah dari yang tertinggi hingga terendah agar semua pemimpin takut akan Tuhan. Dan Pdt. Yohanes Sumitro berdoa bagi  presiden dan wakil presiden dan seluruh jajaran pemerintahaan agar diberikan hikmat dapat memimpin bangsa Indonesia semakin maju. Berdoa untuk peristiwa bencana yang ada di Indonesia, berdoa untuk TNI Polri untuk menjaga keamanan negeri  dan juga bagi perekonomian semakin membaik. Berdoa untuk para tim medis yang berada di garda depan yang menangani dan melayani pasien Covid-19, Tuhan  memberikan kemampuan untuk melaksanakan tugas dengan sehat.

Dilanjutkan oleh Stefani Bobiday mengumumkan layanan call center dan kemudian menutup acara Pray For Cities dalam doa, dan mengingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah, membacakan pengumuman acara Pray For Cities berikutnya serta menginformasikan sosial media Pray For Cities. Tuhan Yesus Memberkati. [ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram