About Us

PRAY FOR CITIES adalah kebaktian bersama dari seluruh denominasi gereja di kota yang bersangkutan yang diselenggarakan oleh gereja-gereja lokal setempat untuk berdoa bagi kesejahteraan kota dan menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang. Pray For Cities (PFC) pertama kali diadakan di Jakarta, 30 Maret 2012, pada Lapangan Tugu Proklamasi. Sampai dengan Mei 2016, PFC telah berlangsung 68 kali di 33 kota dari Aceh sampai ke Papua. Diselenggarakan dalam kerja sama dengan sekitar 600 gereja dari berbagai denominasi: Protestan, Injili, Pantekosta, Karismatik, Katolik, Bala Keselamatan, Baptis, Advent, dan denominasi lainnya.

Acara ini merupakan wujud ketaatan akan panggilan Tuhan untuk memberitakan kabar baik bagi banyak orang yang menderita berbagai sakit penyakit, menderita karena tekanan ekonomi, keterikatan terhadap narkoba dan kehidupan moral yang tidak bertanggung jawab. Tuhan mau datang menyembuhkan mereka. Melalui acara Pray For Cities ini, diharapkan menjadi kesempatan bagi warga Jemaat dari berbagai denominasi Gereja di Indonesia untuk membangun kesatuan Tubuh Kristus dalam memberitakan kabar baik kepada semua orang. Saling Bekerja bersama, bahu membahu, mengobarkan semangat cinta kasih mencari mereka yang terhilang, menolong mereka yang menderita

VISI & MISI

Tidak ada suatu misi yang bergerak tanpa visi yang jelas, Pray For Cities mempunyai visi yang senantiasa dikumandangkan dalam semboyan “Menjadi Berkat & Terang Bagi Sesama”, yaitu membawa kebenaran Firman dan Kasih Tuhan Yesus Kristus ke dalam kehidupan orang percaya untuk menjadi berkat dan terang bagi sesama di lingkungan masing-masing. Menjadi dasar dalam menjalaninya adalah beban yang ada dalam Yeremia 29:7 “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”.

Tentulah kesejahteraan berangkat dari hati Tuhan Yesus sendiri yang ditulis dalam Yohanes 4:35 “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai”. Beban Tuhan mengingatkan kita untuk melihat sekeliling yang perlu akan injil yang mendatangkan kesejahteraan hingga kekekalan. Sebab itu Tuhan memberikan amanat Nya yang agung dalam Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu   senantiasa sampai kepada akhir zaman. “

Visi ini disampaikan secara Oikumene atau Interdenominasi agar lebih banyak orang tua, mahasiwa, pemuda, dan pelajar yang dapat terjangkau pelayanan ini didalam iman, doa dan kasih persaudaraan. Penyelenggaraan acara ini dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Mengingatkan seluruh elemen masyarakat Kristiani untuk menyadari bahwa ada rencana Tuhan yang besar atas kehidupan dan masa depan mereka.
  • Mengarahkan seluruh elemen masyarakat Kristiani untuk menyadari bahwa mereka diperlukan sebagai orang-orang pilihan Tuhan memiliki beban doa untuk kemajuan bangsa Indonesia. Minimal mau mengembangkan kemampuan untuk menjadi berkat dan teladan bagi lingkungan masing-masing.
  • Mempererat kasih persaudaraan tanpa membedakan denominasi gereja atau bendera kampus atau lingkungan masyarakat serta tidak menimbulkan huru-hara

BENEFIT

  1. Membangkitkan jemaat gereja agar aktif melayani untuk dapat menarik kembali para anggota jemaat lain yang tidak aktif atau lama tidak ke gereja.
  2. Memenangkan dan mengaktifkan kaum muda gereja sehingga tidak jatuh dalam pergaulan dunia tetapi menjadi garam dan terang dunia.
  3. Membuat jemaat aktif untuk menginjili, baik kepada para petobat baru ataupun mereka yang belum bergereja, sehingga akan menambah jumlah jemaat. Untuk itu, akan diadakan Training Counselor (TC) untuk membekali jemaat dapat melayani

 

PRINSIP DALAM PFC

  1. Adanya kerja sama antar gereja/interdenominasi.
  2. Hasil dari event Pray for Cities ini tidak akan membangun jemaat atau gereja baru.
  3. Jiwa lama kembali ke gereja masing-masing dengan semangat dan kemampuan untuk melayani.
  4. Jiwa baru yang belum bergereja akan di follow-up oleh jemaat gereja lokal sehingga menjadi pertambahan jumlah jemaat pada gereja bersangkutan.
  5. Saling menanggung beban biaya yang ada, sehingga     tidak ada PK untuk pengkotbah, WL, pemusik, singer, dll. Semua gereja siap mendukung pembiayaan event Pray for Cities.
  6. Pada saat event PFC ada waktu doa syafaat yang dinaikkan bersama-sama para Hamba Tuhan dari semua denominasi gereja untuk kesejahteraan kota.
  7. Format liturgi acara mengikuti kesepakatan bersama panitia setempat dan bersifat oikumene.

 

Open Chat
1
Close chat
Hello! Thanks for visiting us. Please press Start button to chat with our support :)

Start