Sejak sore hari cuaca di Kao sudah hujan, namun tidak menjadi penghalang untuk jemaat tetap berdatangan malam itu ke Doa Bagi Bangsa hari kedua di Kao,  Halmahera Utara, Rabu 7 November 2018.

Pdt Sandro (GKPMI Sumber Agung) membuka acara di hari kedua dengan doa bersama. Dilanjutkan pujian oleh pemimpin pujian dari lagu Ku Berbahagia Yakin Teguh, Bernyanyilah Bagi Nama Tuhan. Jemaat yang hadir tetap antusias, saat pujian hujan reda semakin menambah sukacita dari tiap jemaat.

Doa syafaat dinaikkan oleh para hamba Tuhan yaitu Pdt Nick Panguleng (GKMI Kusuri), Pdt Efraim Buda (GKPMI Sumber Agung), Pdt Limpong (GKMI Bori), Pdt Christiana (GKMI Kusu Lovra). Saat berdoa semua menaikan hati dan sungguh meminta pertolongan Tuhan atas bangsa Indonesia. Salah satu topik doa adalah agar Tuhan melawat Se-Lingkar Tambang, Kao, Halmahera Utara.

Pdt Siska Nelmawati (team Pray For Cities) maju dan mengajak jemaat untuk menyembah Tuhan dengan lagu Kau Berfirman dan Sembuhkanku, hati jemaat sungguh merasakan hadirat Tuhan. Setelah menyembah Tuhan waktunya menyaksikan pemutaran film kesaksian untuk membangun iman dari tiap jemaat.

Firman disampaikan dari Yohanes 5:1-8 bercerita tentang seorang yang sudah 38 tahun lamanya sakit, namun tetap percaya dan berharap kepada Tuhan. Hanya iman yang mampu membuat seorang yang lumpuh selama 38 tahun tetap ada di Kolam Betesda dan menanti guncangan kolam itu sementara secara kasat mata selalu orang lain mendahului.

Setiap jemaat diajak untuk percaya kepada Tuhan dan beriman, apapun yang terjadi percaya saja bahwa Tuhan pasti akan menolong. Jemaat dibawa untuk bertobat dan kembali lagi kepada Tuhan, bila selama ini seringkali marah, kecewa pada Tuhan sebab yang diminta belum diberikan, maka saatnya datang bertobat dan membawa hati kepada Tuhan lagi dan percaya bahwa Dia Allah yang baik. Puji Tuhan malam itu semua jemaat berdiri dan mengaku bertobat.

Firman Tuhan selanjutnya disampaikan oleh Pdt Triyogo (team Pray For Cities) yang mengajak setiap jemaat yang sakit untuk percaya dan beriman pada Tuhan semua sakit pasti disembuhkan.

Malam itu mujizat terjadi, mereka yang sakit disembuhkan diantaranya dari kaki patah selama 3 bulan, tuli sebelah kiri, pendarahan selama tahunan, asam urat dan sakit lainnya. Puji Tuhan, haleluya terjadi mujizat luar biasa, Allah bekerja dan menolong umatNya.

Hamba Tuhan kembali mengajak tiap jemaat untuk menyerahkan diri kepada Tuhan sebagai hambaNya dan mau dipakai sebagai pendoa. Pdt Siska Nelmawati (team Pray For Cities) mengajak jemaat yang mau menyerahkan diri jadi hamba Tuhan untuk maju ke depan. Puji Tuhan mereka maju dan menyerahkan diri jadi hamba Tuhan, sambil menyanyikan lagu Hidup Ini Adalah Kesempatan.

Pdt Limpong menutup doa berkat untuk Doa Bagi Bangsa Se-Lingkar Tambang sekaligus menutup acara.

Puji Tuhan atas lawatan Tuhan di Lingkar Tambang Kao, Halmahera Utara. Kemuliaan bagi Nama Tuhan!!!