Terpujilah Tuhan, hari kedua pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pray For Malinau dapat dilaksanakan pada Sabtu 13 Oktober 2018 di di Lapangan Bola Pelita Kanaan, Jl Pemuda, Malinau, Kalimantan Utara.
Pada pukul 17.00 WITA, cuaca di sekitar Lapangan Pelita Kanaan sudah mulai gelap, dan turun hujan. Para panitia dan counsellor mengambil waktu untuk berdoa supaya hujan berhenti. Puji Tuhan setelah selesai berdoa, hujan pun berhenti.
Pada pukul 18.30 WITA acarapun dimulai, terlihat belum banyak yang datang, masih banyak bangku-bangku yang kosong dan terpal-terpal sudah dipasang. Di mulai dengan tarian daerah dari remaja desa Pelita Kanaan.
Doa Pembukaan oleh Pdt. Ebenhezer (Gereja Kibaid). Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Pdt. Benny (Gereja Bethany, bersyukut untuk kesatuan Tubuh Kristus di Pelita Kanaan dan Malinau, serta ucapan terima kasih kepada team yang menyelenggarakan Pray For Malinau ini.
Pukul 19.00 WITA, jemaat pun sudah mulai berdatangan. Pujian dan penyembahan dibawakan oleh Indrawati (Gereja Bethany), dengan menyanyikan lagu “Kunyanyi Haleluya”  dan “Tuhan Yesus baik”. Jemaat yang hadir, dengan segenap hati mereka datang sungguh-sungguh memuji dan menyembah Tuhan, mulai dari anak-anak sampai orang tua.
Selanjutnya masuk dalam Doa Syafaat Bagi Bangsa, seluruh Hamba-Hamba Tuhan  dan pendeta maju ke panggung, yang diwakili oleh Pdt. Sonjte (GPdI Narwastu), Pdt. Edwin Pasaribu (Gereja Advent) dan Pdt. Daud Pakiding (Gereja Segala Bangsa), yang berdoa untuk Pemerintahan dan desa Pelita Kanaan dan kabupaten Malinau. Seluruh Hamba-Hamba Tuhan bersama-sama berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan, meminta lawatan Tuhan terjadi atas bangsa ini dan juga kabupaten Malinau.
Dilanjutkan film kesaksian kesembuhan dari Pray For Cities, seorang ibu yang disembuhkan Tuhan dari sakit ginjal di Desa Pampang, Kalimantan Timur. Dan mereka yang hadir menyaksikan film dengan sungguh-sungguh, dan membangkitkan iman mereka.
Masuk dalam Penyembahan, Christine Respati Hutabarat (Team Pray For Cities) , mengajak seluruh yang hadir untuk menyanyikan lagu “Kau berfirman dan sembuhkan ku”. Mereka yang hadir, dengan hati yang percaya dan beriman datang kepada Tuhan.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. David Simanjuntak (Team Pray For Cities). Firman Tuhan diambil dari Yohanes 3:16-18, tentang kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus bagi manusia. Dia Pribadi yang sangat mengasihi kita dan datang menyelamatkan hidup kita. Dan seluruh yang hadir mengangkat tangan, Puji Tuhan semua yang hadir menerima Tuhan Yesus. Haleluya!!
Firman Tuhan Kesembuhan disampaikan oleh Ev. Arta Juliana (Team Pray For Cities). Firman Tuhan dari Markus 1:40-42 “Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta” mengajak seluruh yang hadir untuk terus percaya dan berharap kepada Tuhan, Dia Allah yang mau untuk menolong kita dan menyembuhkan kita.
Selanjutnya seluruh Counsellor dan Hamba-Hamba Tuhan maju ke depan, juga mereka yang sakit maju ke depan, sungguh-sungguh berharap dan beriman kepada Tuhan. Doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt.David Simanjuntak (Team Pray For Cities), Pdt. Sontje (GPdi Narwastu) dan Florianus Rico (GSJA Sesua).
Para Counsellor dan Hamba-Hamba Tuhan mendoakan yang sakit, menumpangkan tangan dan Percaya akan Kuasa Tuhan yang berkerja. Puji Tuhan Mujizat kesembuhan terjadi, mereka disembuhkan Tuhan, dari sakit pinggang, tiroid, kaki yg sulit berjalan, Puji Tuhan kesembuhan terjadi.. Haleluya!!
Tantangan untuk melayani Tuhan disampaikan oleh Ev. Pestaria Siregar (Team Pray For Cities), mengajak seluruh yang hadir untuk sungguh-sungguh menyerahkan hidup kepada Tuhan dan mau melayani Tuhan, bahkan menjadi berkat bagi banyak orang. Merekapun maju ke depan dan mau dipakai oleh Tuhan untuk melayani Tuhan, bahkan menjadi berkat bagi kota mereka.. Puji Tuhan. Haleluya!!
Puji Tuhan dan bersyukur Allah telah bekerja dan lawatan Tuhan terjadi atas jiwa-jiwa di Malinau, melalui acara Pray For Malinau hari pertama dan kedua, kasih dan kuasaNya dinyatakan ditengah-tengah umatNya. Jemaat yang hadir menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat,  disembuhkan dan menyerahkan hidup untuk melayani Tuhan.
Puji Tuhan segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. Heleluya!!