Haleluya, hari yang dinantikan telah tiba untuk Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pray For Malinau berlangsung pada hari Jumat & Sabtu, 12-13 Oktober 2018 di Lapangan Bola Pelita Kanaan, Jl Pemuda, Malinau, Kalimantan Utara

Pada pelaksanaan hari pertama, Jumat 12 Oktober 2018, pukul 16.30 WITA langit cerah berawan di lapangan Desa Pelita Kanaan, team Panitia KKR Pray For Malinau juga counselor mulai berdatangan, membantu menata kursi-kursi dan mempersiapkan perlengkapan. Pukul 18.00 WITA,  jemaat sudah mulai berdatangan memenuhi bangku-bangku dan ketika bangku sudah penuh, Panitia menambahkan terpal. Jemaat yang terus berdatangan memenuhi terpal-terpal yang ada. Puji Tuhan, jemaat terus berdatangan, sampai memenuhi terpal-terpal, luar biasa Tuhan membawa mereka. Banyak juga mereka yang datang dalam keadaan yang sakit.

Pukul 18.15 WITA acara diawali oleh Tarian Daerah dari remaja-remaja Desa Pelita Kanaan.

Pukul 18.30 WIT, Doa pembukaan oleh Pdt Eko Yunanto (GSJA Mansalong), dilanjutkan kata sambutan dari Kepala Desa Pelita Kanaan, Agustinus yang mengatakan dalam sambutannya bahwa pelaksanaan ini memberikan damai  sejahtera bagi warga Desa Pelita Kanaan. Setelah itu dilanjutkan kata sambutan oleh Bimas Kristen Malinau Rika Dewi, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya acara KKR Pray For Malinau. Dewi menyampaikan bahwa beliau mendukung acara ini sebagai pendukung program Pemerintah untuk senantiasa menghadirkan kedamaian dan keamanan di tengah-tengah masyarakat, dimana kedamaian dan keamanan hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Masuk dalam Pujian Penyembahan, Worship Leader, Indrawati (Gereja Bethany Pelita Kanaan) mengajak seluruh jemaat yang hadir menyayikan lagu “Ku Menyembah Dalam Kudus HadiratMu”, seluruh yang hadir bangkit berdiri menyanyikan dengan sungguh-sungguh dan penuh hormat. Suasana pujian dan penyembahan membangkitkan semangat dan sukacita, mengajak semua untuk beriman dan percaya bahwa Tuhan hadir, Dia sanggup melakukan segala perkara.

Dilanjutkan penayangan film, dari kesaksian kesembuhan Pray For Landak, seluruh jemaat menyaksikan dengan antusias dan iman mereka dibangkitkan. Masuk menyambut Firman Tuhan, Pestaria Siregar ( Team Pray For Cities) memimpin jemaat dalam penyembahan, menyanyikan lagu “Allah Mengerti, Allah Peduli”, seluruh yang hadir menyembah, mengangkat tangan, dengan sungguh sungguh, banyak juga dari jemaat yang terharu saat hadirat Tuhan menjamah hati mereka.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yohanes Fu Handi (Team Pray For Cities). Firman Tuhan dari Lukas 7 11-17, tentang seorang Janda di Naim, bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Janda itu, sekalipun telah ditinggalkan suami dan anak satu-satunya, namun Tuhan peduli dan tak kan meninggalkannya. Kasih Tuhan abadi dalam kehidupan kita, selalu mau menolong kita, kita tak pernah dibiarkan sendiri, Dia Allah yang sanggup menyelesaikan segala permasalahan kita. Dia Allah Maha Kasih, hadir saat ini, Dia pasti menolong. Seluruh jiwa-jiwa yang hadir, mengangkat tangan, menerima Tuhan Yesus, puji Tuhan!!

Kemudian Firman Tuhan kesembuhan diberitakan oleh Pdt. David Simanjuntak (Team Pray For Cities). Firman Tuhan dari Markus 5: 25-30, tentang perempuan pendarahan yang disembuhkan Tuhan Yesus. Jemaat diajak untuk beriman dan sungguh- sungguh, berharap kepada Tuhan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan Yesus, apapun penyakitnya, percaya saja, Tuhan Yesus mau menyembuhkan. Counselor dan Hamba-Hamba Tuhan maju ke depan, dan banyak yang sakit maju ke depan dengan iman penuh berharap jamahan kuasa Tuhan.

Doa kesembuhan dipimpin Pdt. David Simanjuntak , Pdt. Eko Yunanto dan Pdt. Yohanes Fu Handi, mengajak counselor, Hamba-Hamba Tuhan berdoa menumpangkan tangan pada bagian yang sakit, dan kepada semua yang maju sakit untuk beriman, percaya kepada Tuhan Yesus.

Pemandangan yang luar biasa, Tuhan menjamah yang sakit, mujizat terjadi, banyak yang maju menyaksikan kesembuhan yang sudah mereka alami. Diantaranya mereka sembuh dari sakit ginjal, syaraf kejepit, hernia, kanker, dan kaki yang panjang sebelah yang tadinya berjalan jinjit, setelah didoakan panjang kaki normal dan berjalan sempurna. Hebat Kuasa Tuhan, Dia ajaib, Bilur-BilurNya menyembuhkan, Haleluya!!

Selesai doa Kesembuhan, Ev. Arta Juliana (Team Pray For Cities) membawakan tantangan bagi jemaat yang mau dipakai untuk melayani Tuhan. Puji Tuhan banyak yang maju bergegas-gegas dengan semangat, Tuhan bekerja di hati mereka, Puji Tuhan!!

Selanjutnya, masuk ke acara Doa Syafaat Bagi Bangsa, seluruh Hamba-Hamba  Tuhan, para pendeta yang hadir maju ke panggung. Doa diwakili oleh Pdt. Rudy Marten (GPSDI Respen), berdoa untuk Pemerintahan dan Kabupaten Malinau. Pdt. Amboi Hutagalung (GPdI Sesuwa), berdoa untuk Desa Pelita Kanaan. Pdt Sonce (GPdI Narwastu), berdoa untuk Gereja-Gereja Tuhan. Hamba-hamba Tuhan berdoa dengan sungguh-sungguh penuh semangat, iman dan kasih.

Puji Tuhan, Allah hadir berkuasa bekerja melawat semua jiwa-jiwa yang hadir, memberikan beban dan semangat baru bagi semua Hamba-Hamba Tuhan yang hadir. Pujian “Sbab Kau Besar, PerbuatanMu ajaib” menutup acara KKR Pray For Malinau. Doa Penutup  dan Doa Berkat dipimpin oleh Pdt Rudy Marthen.

Bersyukur atas pertolonganNya dari awal hingga akhir ibadah, Tuhan Nyata, Dia hadir, Dia melawat jiwa-jiwa yang menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat,  disembuhkan, dan menyerahkan diri menjadi Hamba Tuhan.

Kemuliaan bagi nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya!!