Terpujilah Tuhan yang telah membuat hari ini adalah hari yang istimewa dimana Tuhan mengasihi dan melawat umatNya, pada Ibadah Raya “Doa Bagi Bangsa” yang diselenggarakan pada hari Rabu, 19 September 2018, bertempat di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat.

Acara dimulai pada pukul 18.10 dengan kesaksian pujian dari Paduan Suara dari HKBP Cikini. Pemimpin Pujian Biccar Panjaitan dan Phona, naik ke atas panggung untuk memulai acara. Sebuah film dari Jangkar Iman ditayangkan, setelah itu semua jemaat diajak berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh hikmat.

Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari perwakilan Kementerian Sosial oleh Dra. Juena Sitepu, M.Si. 
Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah Doa Bagi Bangsa. Beliau juga mengatakan kita memanjatkan doa untuk bangsa Indonesia ini, kita percaya Tuhan hadir pada malam ini dan kita percaya semua doa kita akan dijawab oleh Tuhan.



Dilanjutkan Kata sambutan oleh ketua panitia Doa Bagi Bangsa yaitu Pdt. Arie Assa (GKIN Kelapa Gading).  Beliau menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus dan acara ini memberkati kita semua. Dari berbagai aras nasional berkumpul, memanjatkan doa bagi bangsa dan negara. Kita akan melihat kesejahteraan bangsa Indonesia, itu karena doa-doa kita semua. Kita akan melihat kegerakan terjadi di bangsa ini.



Kemudian Pdt. Hisar Manurung (HKBP Cikini) membuka ibadah dengan doa pembukaan. Dilanjutkan dengan votum dan salam oleh Pdt. Elvira (GMIST).

Pemimpin pujian kemudian mengajak semua yang hadir untuk bersemangat dalam memuji-muji Tuhan. Puji-pujian terus dinaikan, sukacita dan kegirangan memenuhi hati para jemaat yang hadir.



Selanjutnya hamba-hamba Tuhan naik ke atas panggung untuk berdoa bagi bangsa dan negara, yaitu  Pdt. Yotam Supratiknya M.Div (Gereja Methodist Indonesia Depok), Mayor Ronal (Bala Keselamatan Jakarta Timur), Pdt. Drs. TP. Sirait, STh Letkol Inf (TNI AD), Septania Tobing (PFC), Widya Precillia Sakul, S.Kom (Kementerian Kesehatan)

Menyatukan hati dan berdoa untuk bangsa Indonesia. Para hamba Tuhan berdoa untuk pemimpin negara Indonesia, mulai dari Presiden dan wakilnya, para menteri, sampai tingkat kepala daerah di seluruh Indonesia, supaya Tuhan mencurahkan Roh yg takut Tuhan kepada para pemimpin pemerintahaan dari Sabang sampai Merauke.  Juga berdoa untuk kesejahteraan bagi masyarakat Inonesia, berdoa untuk perekomomian bangsa ini. 
Hamba Tuhan berdoa untuk korban gempa Lombok supaya Tuhan memberikan kekuatan kepada mereka.



Lalu jemaat diundang untuk bangkit berdiri dan menyembah Tuhan dengan lagu “Aku Cinta Indonesia”, selanjutnya kembali doa-doa dinaikan.  Berdoa untuk Pilpres yg akan berlangsung, supaya tetap aman dan damai. Seluruh aparatur negara baik TNI maupun POLRI juga didoakan dalam acara ini.  Berdoa untuk seluruh Gereja supaya Tuhan bangkitkan dan menjadi bersatu. Juga berdoa untuk seluruh anak-anak muda di Indonesia supaya memiliki hati yg takut akan Tuhan. 

Film kesaksian kesembuhan ditayangkan untuk membangun iman di hati para jemaat yang hadir. Kesaksian dari Cindy Cicilia yang disembuhkan Tuhan dari infeksi ginjal, pada Doa Bagi Bangsa di Tahuna, Sulawesi Utara. 

Para jemaat menyiapkan hati dengan menyembah Tuhan yang dipimpin oleh Pdt. Togu Hasiholan (PFC). Hadirat Tuhan memenuhi Gedung Aneka Bhakti. Para jemaat, hamba-hamba Tuhan dan para conselor, baik yg di lantai bawah dan atas, dengan bersungguh-sungguh hati datang menyembah Tuhan dan mengangkat tangan kepada Tuhan.



Selanjutnya Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Philip Suwandi (PFC). Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Matius 4:23-25. Hamba Tuhan menyampaikan bahwa Yesus begitu perduli, Dia tidak berdiam diri. Dia tidak tenang-tenang saja, melihat banyak orang yang mengalami kesusahan. Dia pergi berkeliling, Dia mendatangi mereka yang sakit, dan ada yang dalam permasalahan dan Yesus menyampaikan Injil Kerajaan Allah. Yesus adalah pribadi yang perduli kepada bangsa dan negara, dan pada kita juga. Yesus memperhatikan orang-orang disekitar kita dan memperhatikan setiap dari pada kita. Tuhan Yesus menyembuhkan orang-orang sakit. Yesus adalah Allah yang berkuasa dan sanggup untuk menjawab doa-doa kita. Dia tidak berubah, dahulu, sekarang dan selama-lamanya. 
Darah Yesus yang berharga telah tercurah di kayu salib, untuk keselamatan kita karena Dia mengasihi kita semua. 
Hamba Tuhan menyampaikan agar para jemaat membuka pintu hatinya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Puji Tuhan banyak yang berdiri dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.



Selanjutnya Pdt. Asin Sodikin (GPPK Taman Palem) menyampaikan Firman Tuhan dari Yohanes 14:12-14.  Hamba Tuhan menyampaikan mujizat bisa terjadi di tempat ini. Apa pun sakit penyakit, mujizat Tuhan akan dinyatakan.

Terlebih dahulu para conselor maju kedepan, lalu diikuti oleh para jemaat yang mengalami sakit penyakit diundang untuk maju kedepan. 

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Indrie Scarlet (Jangkar Iman), Pdt. Hendrijiato (GPPI Kasih Karunia) dan Pdt. Herwantoro Immanuel (PFC)

Para jemaat yg sedang menyaksikan Live Streaming juga diajak untuk beriman untuk segala sakit penyakit, dapat sembuh dalam Nama Tuhan Yesus.



Mereka yg sembuh kemudian memberikan kesaksian kesembuhan, yang dibawakan oleh para hamba Tuhan yaitu Manuel Pakpahan (Jangkar Iman), Pdt. Hari Purmana (GPPK Sion Jakarta Barat), Pdt. Maruli Sinambela (PFC)



Puji Tuhan mujizat demi mujizat terjadi bagi orang-orang yang berharap dan beriman kepada Tuhan. Mereka disembuhkan dari berbagai penyakit dari sakit belakang punggung sampai ke depan, sesak nafas, lutut, tidak bisa berjalan, cairan keluar dari telinga, maag akut, sakit pinggang selama 2 bulan, bertahun-tahun sakit flek paru-paru dan dada sakit, 1 tahun sakit kepala karena efek narkoba, persendian, 10 tahun tidak bisa mendengar pada telinga bagian kanan, kanker getah bening, tumor di bola mata kanan dan membuat tidak bisa melihat selama 3 tahun, sakit kepala yang berat, sakit stroke selama 1 tahun, sakit pada kaki dan perut, sakit pada kaki.



Juga Tuhan bekerja luar biasa, menyembuhkan yang sakit pada saat mereka menyaksikan Live Streaming, diantaranya seorang ibu dari Bali, mengalami sakit kista, setelah didoakan kistanya sembuh. Juga seorang dari Sumedang disembuhkan dari sakit kaki.

Selanjutnya jemaat yang hadir ditantang untuk memberikan hidup melayani Tuhan oleh Pdt. Petrus Bayu (PFC). Hamba Tuhan menyampaikan Firman Tuhan dari Yesaya 41:9-10. Jemaat yang rindu melayani Tuhan diminta mengangkat tangan, tanda menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan, baik yang ada di lantai atas maupun yang dibawah.  Dan mereka yang mau menyerahkan hidupnya kepada Tuhan maju ke altar untuk didoakan.
Puji Tuhan mereka memberikan hidupnya untuk melayani Tuhan Yesus.



Dilanjutkan dengan pengumuman yang disampaikan oleh Ev. Paul Budianto (Paroki St. Lukas).  Setelah pengumuman ditayangkan kembali film, mengenai promosi Doa Syafaat Bangsa dan Negara (DSBN).
Dan terakhir hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi Gereja di Jabodetabek naik ke atas panggung dan ibadah ditutup dengan doa oleh Pdt. Benyamin Yuwono Erlan (GGP Bukit Gloria).



Kemuliaan hanya bagi nama Tuhan yang telah melakukan perkara besar pada malam ini. Sungguh suatu pemandangan yang indah menyaksikan Tuhan hadir dan melawat umat yang dikasihiNya. Terpujilah Tuhan!