Haleluyah hari yang dinantikan telah tiba, Acara Doa Bagi Bangsa (DBB) Tangerang Selatan  di GGP Elim dapat dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 September 2018. Dimulai pukul 18.10, jiwa-jiwa sudah mulai berdatangan sejak pukul 18 kurang dan memenuhi kursi kursi yang ada.

Kata sambutan acara DBB Tangsel oleh Pdt. Benyamin (Ketua DBB Tangsel), yang menyampaikan selamat datang dan selamat beribadah untuk para Hamba-Hamba Tuhan.

Selanjutnya dinaikkan Doa Syafaat oleh para hamba Tuhan yaitu  Sudarmanto (GPKAI Reni Jaya Pamulang), Pdt. Andreas Bambang Hariwahyudi, STh MA., Endang (PO Deborah).

Doa Bagi Bangsa ini diiringi dengan lagu ” Zamrud Khatulistiwa “. Setelah menaikan doa syafaat, pemimpin pujian menaikan sebuah lagu “ Bukan dengan kekuatanku “

Suasana pujian pujian dan penyembahan sungguh sangat menyentuh hati semua yang hadir saat itu.

Lalu dilanjutkan dengan Film Pray For Cities dan film kesaksian kesembuhan dari Pray For Samarinda, semua jemaat menyaksikan dengan sungguh-sungguh.

Kemudian Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Hanung Prasetyo (tim PFC) terambil dari Yeremia 29: 7.

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”

Kesejahteraan satu kota adalah kesejahteraan untuk kita semua. Kalau kita bisa berdoa dan beribadah itu adalah karena anugerah Tuhan. Jangan kita hanya tinggal diam. Ini waktunya terus mencari wajah Tuhan, maka ini waktunya Tuhan memulihkan permasalahan dan pergumulan kita.

Hanya satu yang Tuhan inginkan kita berbalik dari segala dosa dosa kita dan mencari wajah Tuhan. Pdt. Hanung  mengajak jemaat menyanyikan lagu ” Bapa sentuh hatiku ubah hidupku” dan kemudian mengajak jemaat untuk menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat, hampir semua jemaat yang hadir mengangkat tangan dan berdiri, menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Dilanjutkan oleh Pdt. Suryadi Wangsa Wijaya (GGP Elim), melanjutkan dengan Firman Tuhan dari Markus 5: 25 – 34. Kita harus Fokus kepada Tuhan, Dia adalah Tuhan sering kali kita tidak fokus mendengar Firman Tuhan sehingga kita sulit percaya dan tidak akan bisa mengalami kemenangan dalam hidup ini.

Pdt. Suryadi mengajak jemaat untuk menyanyikan lagu  “Tak terbatas kuasaMu Tuhan “, sambil jemaat yang sakit maju ke depan untuk didoakan.

Puji Tuhan mujizat kesembuhan terjadi. Jiwa-jiwa disembuhkan dari sakit maag 2 tahun dan 4 tahun juga yang akut, pinggang terjepit 1 tahun, pincang karena asam urat, kaki kanan kaku, sakit jantung 5 bulan, lambung 7 bulan, sakit perut bagian kiri, tidak bisa melihat selama 10 tahun, tidak bisa jalan normal (pakai Kruk).

Setelah doa kesembuhan, Pdt Petrus Bayu (PFC) mengajak jemaat untuk maju kedepan bagi yang rindu hidupnya dipakai oleh Tuhan dan menjadi pelayan Tuhan, sambil menyanyikan lagu Hidup ini adalah kesempatan. Puji Tuhan ada banyak yang maju ke depan dan didoakan.

Tuhan sungguh melawat umatNya, banyak jiwa yang diselamatkan dan disembuhkan.

Terpujilah Dia yang mengasihi akan umatNya.