Pray For Serui hari pertama, Jumat 23 Maret 2018 diadakan di Lapangan Tugu Pelataran, Jalan Ahamad Yani, Serui, Papua. Pada hari pertama ini kondisi kota Serui berawan gelap disertai angin dan hujan yang tidak berhenti terus-menerus.

Tepat pukul 18.52 ibadah pun segera dimulai dengan lagu Hormat Bagi Allah Bapa dan dilanjutkan dengan Doa Pembukaan yang dipimpin oleh Penatua Hermanus (GKI).

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kepulauan Yapen yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Klemens Mambrasar SH.

Doa syafaat bagi Serui dinaikkan oleh perwakilan Hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja yaitu : Pdt Jhon Mamani (GBGP), Pdt Portanus Numberi (Ketua PGGK Kep.Yapen), Pdt Moses Ayorbaba (GPDP), Pdt Jefri (Gereja Advent).

Sementara doa syafaat dinaikkan listrik tiba-tiba padam, sekalipun dalam kondisi gelap tak satupun umat Tuhan dan hamba-hambaTuhan beranjak dari lapangan tetapi semuanya terus bersungguh-sungguh menaikkan doa-doa serta puji-pujian hingga kemudian listrik menyala. Puji Tuhan!

Pemberitaan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt Simon Wagner (tim PFC Nasional). Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Lukas 8:22-25 tentang “Angin Ribut Diredakan”. Dari pemberitaan Firman Tuhan ini disampaikan bahwa badai apapun yang sedang umat Tuhan alami jangan pernah takut dan gentar tapi percayalah sepenuhnya kepada Tuhan Yesus, Dia Tuhan yang sangat mengasihi akan setiap kita, Dia Tuhan yang setia beserta dengan kita apapun kondisi dan keadaan kita.

Selanjutnya Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt Friska Caroline (tim PFC Nasional). Selanjutnya doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt Dolfinus Kadang (GBI Filadelfia) dan Pdt Sony Erari (GBGP Kristus Raja).

Interviewer kesaksian kesembuhan dibawakan oleh Pdt Andre (GKP) dan Ev. Herry Wanggai (GRI) di panggung. Orang-orang sakit banyak mengalami kesembuhan. Mereka ada yg disembuhkan dari sakit paru-paru, tuli, sesak nafas, kaki sakit bertahun tahun dan yang lainnya.

Tantangan hamba Tuhan oleh Pdt. Simon Wagner (tim PFC Nasional), ada banyak sekali anak muda dan orang-orang tua maju ke depan untuk menyerahkan hidup mereka melayani Tuhan.

Selanjutnya acara ditutup dengan doa penutup dan berkat dibawakan oleh Pdt Yotam Ayomi (GPdI).

Puji Tuhan, Pray For Serui hari ke-2, Sabtu 24 Maret 2018 di Lapangan Tugu Pelataran, Jalan Ahmad Yani, Serui, Papua, pada sore hari Tuhan memberikan cuaca yang cerah, walau sejak pagi sampai siang hari cuaca mendung.

Pada jam 18.45 acara PFS dimulai dan doa pembuka dibawakan oleh Pdt John Kansay. Puji-pujian yang dipimpin oleh Worship Leader Sdr Rhiny dari GKP Jemaat Pemulihan, dinaikkan dengan sukacita dan umat Tuhan yang hadir begitu bersemangat bertepuk tangan memuji-muji Tuhan

Moment kesehatian dan kesatuan gereja Tuhan yang mengharukan nampak saat doa syafaat dipanjatkan dimana semua hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja bersama-sama berdiri diatas panggung. Lalu doa syafaat dibawakan oleh perwakilan hamba Tuhan diantaranya yaitu : Pdt O. Koromat (GBGP), Ratna Pulung (Dandim), Pdt Babuyai (GIDI), Pdt Anunggi (GSJA).

Pemberitaan Firman Tuhan terambil dari Markus 2:1-5 yang disampaikan oleh Pdt Adam Falukh (GKI Effata Sarawondori). Orang Lumpuh yang datang pada Tuhan Yesus begitu beriman untuk meminta kesembuhan dan bukan hanya orang lumpuh itu saja yang beriman, tetapi ada 4 orang yang mengantarnya juga beriman, ada kebersamaan diantara mereka dan mereka bersepakat serta bersehati meminta mujizat dari Tuhan. Demikian juga halnya, di Serui ini, kenapa kita harus berdoa bersama-sama bagi Serui? Gereja begitu banyak di Serui, tapi masih dibatasi tembok-tembok. Jika kita ingin melihat mujizat terjadi di Serui, maka gereja Tuhan harus bersehati dan bersepakat. Selain itu, kita juga perlu pengampunan dosa karena begitu banyak dosa yang kita lakukan dan itu kita dapatkan hanya di dalam Tuhan Yesus. Bahkan, jika kita memiliki sakit penyakit, pergumulan hidup, keluarga yang hancur, persoalan dalam pekerjaan kita, maka Yesuslah Jawabannya.

Firman Tuhan mengenai kesembuhan dilanjutkan oleh Pdt Simon Wagner (tim PFC Nasional) dari 1 Petrus 2:24. Disampaikan bahwa Tuhan Yesus mengasihi kita, sekalipun banyak dosa, kesalahan dan kejahatan yang kita lakukan. Tuhan Yesus sudah mati menanggung dosa-dosa kita diatas kayu salib, bahkan bilur-bilur Tuhan Yesus menanggung segala sakit penyakit kita. Tuhan Yesus tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan sampai selamanya.

Setelah firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan, semua hamba Tuhan (para Pendeta/Gembala) maju ke depan dan diikuti oleh para counsellor untuk mendoakan orang-orang sakit. Tuhan pun bekerja dengan luar biasa menyembuhkan segala sakit penyakit, sakit lambung, sakit sesak nafas, sakit paru-paru, sakit lutut sulit berjalan, sakit malaria, sakit pusing, sakit kista ovarium, sakit kaki dan tangan tidak bisa digerakkan, sakit bagian usus, sakit benjolan, sakit diabetes dan sakit telinga tidak mendengar, semua disembuhkan. Puji Tuhan!!! Interview kesembuhan dibawakan Pdt Simon Wagner (tim PFC Nasional), Pdt Yohanis Menanti (GKPMI El Shaday), Pdm Philip Yowei (GPdI Siryon)

Usai doa kesembuhan, Pdt Simon Wagner (tim PFC Nasional) menyampaikan tantangan menjadi hamba Tuhan dan bagi mereka yang mau menjawab panggilan Tuhan untuk dipakai menjadi alatNya mengangkat tangan dan maju ke depan untuk didoakan.

Ibadah KKR PF Serui pun berakhir. Sorak-sorai kemenangan karena perbuatan Allah yang besar terdengar di Kota Serui, Haleluya, Tuhan sedang melawat umatNya !

Segala Hormat dan Kemuliaan hanya bagi Tuhan!

Lihat artikel selengkapnya :

Pray For Serui 23 Maret 2018 : Tuhan Melawat Kota Serui

Pray For Serui 24 Maret 2018 : Perbuatan Besar Allah Dinyatakan