Haleluya Terpujilah Tuhan, telah tiba hari yang sudah di nanti-nantikan untuk dilaksanakan acara Doa Bagi Bangsa se Wasile yang diadakan di Lapangan Desa Dodaga, Wasile Timur, Halmahera Timur, Maluku Utara.

 

Hari ini 15 Mei 2018, hari pertama Doa Bagi Bangsa diadakan, sungguh kuasa Tuhan sangat nyata untuk kota Wasile Timur ini. Setelah cukup lama hujan mengguyur desa ini, namun ketika acara segera dimulai cuaca menjadi baik dan cerah. Jiwa-jiwa berdatangan memenuhi lapangan Dodaga.

 

Ibadah dimulai dengan Menyanyikan lagu “Hormat Bagi Allah Bapa” juga diiringi dengan tarian Tamborine, jemaat diundang bangkit berdiri. Semua jemaat bernyanyi dan mengangkat tangan.

 

Doa pembuka dinaikkan oleh Ibu Pdt Derviana Lete (GKPMI Eklesia Dodaga), berdoa agar dalam acara DBB ini terjadi suatu lawatan khusus dan perubahan serta kebangunan rohani terjadi di Wasile ini.

 

Kata sambutan pertama oleh Pdt Elieser Huhutu (Kepala Desa Dodaga), menyampaikan puji syukur kepada Tuhan, acara DBB ini dapat terselenggara dengan baik. Dan mengucapkan terimakasih untuk semua panitia dan warga setempat, juga gereja gereja yang hadir, mari kita doakan Bangsa dan Negeri ini, mari kita saling mengasihi. 

 

Dilanjutkan kata sambutan kedua oleh Aiptu Makmun (Wakapolsek Wasile), mewakili Kapolsek Wasile. Menyampaikan ras puji syukur acara ini dapat berlangsung dengan baik. Berbeda-beda namun kita semua satu. Mengatas namakan Polisi, kami akan hadir untuk kegiatan ini selama 2 malam, kita sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan acara ini. Wasile aman sampai saat ini, itu adalah berkat doa kita semua, termasuk acara DBB ini.

 

Selanjutnya Worship Leader memimpin puji-pujian dan dan menyapa semua jemaat dengan yel-yel, Gereja Tuhan?? Oooo Bangkit!!.

Siap melayani Tuhan? Yess Yess Yesss!!! Kapan? Sekarang!! Besok? Sekarang!!! Gereja Tuhan??? Oooo Bangkit!!!!

 

Haleluya semua jemaat melakukan yel-yel ini dengan semangat yang luar biasa dan bersukacita. Semua gereja gereja bersatu ditempat ini, dan menyanyikan lagu “ku tak pandang dari gereja mana”. Semua jemaat bertepuk tangan dan semua tersenyum bergembira, semua, anak-anak kecil, orang tua, orang sakit pun tersenyum.

 

Pemimpin pujian kembali membawakan pujian “Dengan penuh sukacita”. Sungguh semua jemaat di Lapangan ini sangat bersemangat dan bersukacita, mereka semua menari dan bertepuk tangan, semua jemaat bahkan sampai Pendeta dan Hamba-Hamba Tuhan, ibu-ibu menari dengan sangat bersukacita. Suasana penuh dengan sukacita.

Halleluyaa sungguh semua merasakan Tuhan Yesus hadir di acara ini.

 

Kemudian Doa Persembahan dipimpin oleh pemimpin pujian, dengan Lagu “Sgala Puji Syukur hanya bagiMu Tuhan” mengiringi berjalannya persembahan.

 

Dilanjutkan dengan Doa Syafaat Doa Bagi Bangsa, diiringi dengan lagu “Bagi Bangsa Ini”

 

Pdt Benny Parang (GKPMI Titipa) berdoa untuk Bangsa dan Negara Indonesia, juga mendoakan Bapak Presiden, biarlah Tuhan Allah yang memakai mereka, dan Bangsa ini boleh selalu aman dalam perlindungan Tuhan. Juga berdoa untuk TNI dan Polri supaya Tuhan memakai mereka untuk keamanan Bangsa kami tercinta ini.

 

Pdt Alex (GPdI Fayaul) berdoa untuk gereja-gereja yang ada di Wasile, supaya semua gereja saling bersatu, terutama di Dodaga ini, kami percaya Roh Kudus ada bekerja untuk setiap gereja yang ada di Wasile ini.

 

Jackson Tude (Pejabat GBI Anugrah Dodaga) berdoa untuk kondisi yang ada di Wasile ini, bagian selatan tengah maupun timur, dari seluruh segi pemerintahan yang ada di wilayah ini, berdoa Tuhan yang bekerja diatas mereka semua, supaya pemerintahan di Wasile ini bekerja dengan hati yang takut akan Tuhan, sehingga semua boleh berjalan dengan baik di wilayah ini.  Selanjutnya masuk dalam penayangan Film Pray For Cities.

 

Lalu masuk Firman Tuhan, diawali dengan menyembah Tuhan dengan lagu  “Tak terbatas kuasaMu Tuhan”. Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt Petrus Bayu (Team DBB Jakarta), membawakan ayat Yesaya 53 : 2 – 5. Firman ini menggambarkan akan bagaimana Tuhan Yesus mengorbankan diriNya hanya untuk kita. Tuhan telah menderita bagi kita, begitu menderita. Mari saudara didalam kehidupan kita janganlah kita kalah dengan keinginan kita, segala keinginan daging kita, acap kali terus menerus kita perbuat, padahal TuhanYesus selalu menawarkan kehidupan. Kita lupa, bahwa Tuhan Yesus telah menebus dosa kita, tetapi sering kali kita melakukan dosa. Kita tidak lagi suka membaca Firman Tuhan, tidak suka lagi menyembah dan memuji Tuhan bahkan merenungkan Firman Tuhan, kita telah menjadi kering. 

 

 

Selanjutnya dibawakan dari Matius 6 : 25 – 28. Jangan sia siakan hidup saudara hanya dengan melakukan dosa, tetapi saudara, hargailah apa yang sudah Tuhan berikan dan lakukan untuk kita. Tetapi janganlah kamu kuatir, semua disediakan oleh Tuhan, terlebih lagi untuk kita saudara, karena Ia harus turun kedunia menjadi manusia berdosa hanya untuk kita!

Masihkah engkau berkata aku ini tidak berharga?

Saudara, Tuhan Yesus sangat mengasihi Saudara!

 

Mari, percayalah saudara, hidup dalam Tuhan Yesus. Tuhan tidak menjanjikan hidup kita mulus, kaya, tetapi ingat janji Tuhan, sekalipun engkau berjalan dalam lembah kekelaman, Tuhan ada disana! Maka itu kita bisa berkata, aku tidak takut, sebab Tuhan besertaku! Itulah yang sangat berharga. Dialah Tuhan kita, namanya Yesus Kristus. Hadirkan Yesus dalam hidup kita.

 

Pdt Petrus Bayu berdoa, diiringi lagu “Yesus baik, baik buat saya” terdengar semua jemaat menyanyikan dengan sungguh. Hamba Tuhan mengajak untuk mengangkat tangan bagi jemaat yang mau menerima Tuhan Yesus, menjadi Tuhan dan Juruselamat. Semua berdiri dan mengangkat tangan dan mengikuti doa yang dipimpin Hamba Tuhan.

Kemudian, Firman Tuhan dilanjutkan oleh Pdt Ani Situngkir (Team DBB Jakarta) dimulai dengan menaikkan lagu “Ku yakin saat Kau ber Firman”. Lalu dilanjutkan dengan Firman Tuhan dari Matius 8 : 1 – 4,

Penyakit kusta ini adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tetapi orang ini percaya bahwa Tuhan sanggup menyembuhkannya, ketika ia sakit, ia diasingkan, bahkan ketika ia berjalan ia bicara bahwa dirinya najis. Betapa menderitanya ia. Tapi puji syukur ia bertemu dengan Tuhan Yesus, dan ia datang kepada Tuhan dan bersujud, dan berkata sembuhkan dan tahirkanlah aku ya Tuhan. Tuhan melihat Imannya, dan mengulurkan tanganNya dan menjamah akan ia, dan sembuh lah orang yang sakit kusta ini, Tuhan mau mentahirkannya. Begitu juga Tuhan kepada kita semua, Ia mau menyembuhkan kita. Bilur-bilurNya menyembuhkan kita. Percayalah, semua sudah ditanggung oleh Yesus. Jangan pandang Hamba Tuhan yang ada ditempat ini, tapi pandanglah Firman Tuhan, Yesus Kristus, percayalah, Dia yang akan menyembuhkan sakitmu.

 

Pdt Ani Situngkir mengajak jemaat menyembah lagu “Berseru, memanggil namaNya”, diiringi dengan lembut. Semua jemaat berdiri dan mengangkat tangan. Dengan sungguh-sungguh jemaat menyembah Tuhan.

 

Hamba Tuhan mengundang para Counsellour dan para Hamba-Hamba Tuhan untuk maju kedepan bersiap mendoakan jiwa-jiwa yang sakit. Kembali lagu “Berseru memanggil namaNya” dinaikkan, semua jemaat dan jiwa yang sakit yang sudah maju kedepan menyanyikan lagu ini dengan hancur hati.

 

Doa kesembuhan di pimpin oleh Pdt John (GKPMI Getsemani Dodaga) dan Pdt Barney (GBI Puao). Doa-doa dinaikkan menguatkan iman semua jiwa-jiwa yang sakit ditempat ini, lagu “berseru memanggil namaNya” mengiringi dengan lembut. Pdt Ani mempersilahkan para Hamba Tuhan dan Counsellour untuk mendoakan jiwa-jiwa yang sakit. Selanjutnya hamba Tuhan mempersilahkan jiwa jiwa yang sudah merasakan kesembuhan boleh maju ke panggung dan bersaksi.

  

Kesaksian Kesembuhan di pimpin oleh Tommy (GBI Anugrah Dodaga), James, dan Yohana (GKPMI Getsemani Dodaga).

 

Puji Tuhan, Ibu yang sakit karena mengalami Benturan karena kecelakaan disembuhkan Tuhan. Ada juga Ibu yang sakit pada kaki dan bahunya sudah bertahun-tahun, disembuhkan Tuhan. Seorang Ibu yang sakit di bagian payudaranya, berbulan-bulan, disembuhkan Tuhan. Seorang Bapak, sakit pada matanya, disembuhkan Tuhan.

Juga seorang Bapak, sakit pada pinggang bagian belakang sudah 2 tahun, dipulihkan Tuhan. Ada seorang anak, mengalami sakit dibagian kaki sudah 2 bulan, tapi malam ini Kakinya sudah bisa digerakkan dan tidak sakit, haleluya! Seorang Ibu mengalami sakit pada kepala dan maag, malam ini disembuhkan Tuhan. Seorang Ibu yang sudah tua, sakit di bagian kepala sudah 4 tahun, Tuhan sembuhkan. Seorang Ibu, sakit di bagian mata sudah 2 tahun, malam ini disembuhkan Tuhan Yesus. Halleluyaaa banyak yang disembuhkan Tuhan Yesus.

 

Kemudian, masuk ke dalam tantangan Hamba Tuhan, dipimpin oleh Pdt Peter Henry Panjaitan (Team DBB Jakarta), dengan menyanyikan lagu “Hidup ini adalah kesempatan”. Pdt Peter mengajak jemaat, untuk yang mau menjadi pelayan Tuhan, melayani Tuhan dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan untuk maju kedepan.

 

Kembali pemimpin pujian memimpin acara, dan berdoa untuk persembahan kedua, dengan lagu “Kami bersyukur dengan pujian”. Doa persembahan dibawakan oleh Novia Sangkoy (GPdI Sobaim). 

 

Pengumuman disampaikan oleh January (Panitia DBB Wasile Timur) yang mengucapkan terima kasih untuk semua partisipasinya, baik dari tim Jakarta, panitia dan semua jemaat yang hadir. Semua bisa kembali ke gereja masing-masing, menjadi Berkat bagi gerejanya. Besok akan diaadakan kembali DBB hari ke-2. 

 

Pemimpin pujian, menutup ibadah dengan menyembah lagu “Sbab Kau besar, perbuatanMu ajaib, tiada seperti Engkau”, penari tamborine memasuki altar dan semua jemaat berdiri dan mengangkat tangan.

 

Doa penutup dipimpin oleh Pdt. Yeremias Taliawo (GKPMI Eklesia Dodaga).

 

Terpujilah Tuhan, Hallelluya, Bersyukur kepada Tuhan Yesus, untuk segala semua pertolongan Tuhan di Acara DBB Wasile Timur di Dodaga pada hari pertama ini.

 

Segala Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus Kristus!