Puji Tuhan!!! Telah tiba saatnya hari yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh umat Tuhan di kota Serui untuk mengalami kasih dan kuasa Allah yang dicurahkan atas kota Serui.

Pray For Serui hari pertama, Jumat 23 Maret 2018 diadakan di Lapangan Tugu Pelataran, Jalan Ahamad Yani, Serui, Papua. Pada hari pertama ini kondisi kota Serui berawan gelap disertai angin dan hujan yang tidak berhenti terus-menerus.

Sambil menunggu umat Tuhan berdatangan Worship Leader, Sdri. Riny dari GKP Jemaat Pemulihan bersama timnya mulai menaikkan puji-pujian dengan penuh semangat.

Kursi-kursi mulai terlihat dipenuhi oleh jiwa-jiwa yang merindukan belas kasihan Tuhan. Tepat pukul 18.52 ibadah pun segera dimulai dengan lagu Hormat Bagi Allah Bapa dan dilanjutkan dengan Doa Pembukaan yang dipimpin oleh Penatua Hermanus ( GKI).

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kepulauan Yapen yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Klemens Mambrasar.  Dalam sambutan tersebut pemerintah sangat menyambut baik dan menyampaikan rasa terimakasih atas terselenggaranya acara Pray For Serui yang dilangsungkan oleh tim Pray For Cities Nasional bersama seluruh denominasi gereja di Kepulauan Yapen tepat pada ulang tahun Kabupaten ke 47 tahun.

Setelah sambutan kembali dilanjutkan beberapa puji-pujian dengan penuh semangat. Lalu dilanjutkan dengan persembahan pujian dari anggota KODIM 1709 Kepulauan Yapen.

Doa syafaat bagi Serui dinaikkan oleh perwakilan Hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja yaitu : Pdt Jhon Mamani (GBGP), Pdt Portanus Numberi (ketua PGGK kep.Yapen), Pdt Moses Ayorbaba (GPDP), Pdt Jefri (Gereja Advent).

Sementara doa syafaat dinaikkan listrik tiba-tiba padam, sekalipun dalam kondisi gelap tak satupun umat Tuhan dan hamba-hambaTuhan beranjak dari lapangan tetapi semuanya terus bersungguh-sungguh menaikkan doa-doa serta puji-pujian hingga kemudian listrik menyala. Puji Tuhan!

Pujian penyembahan terus dinaikkan tuk masuk dalam pemberitaan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt Simon Wagner (tim PFC Nasional). Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Lukas 8:22-25 tentang “Angin Ribut Diredakan”. Dari pemberitaan Firman Tuhan ini disampaikan bahwa badai apapun yang sedang umat Tuhan alami jangan pernah takut dan gentar tapi percayalah sepenuhnya kepada Tuhan Yesus, Dia Tuhan yang sangat mengasihi akan setiap kita, Dia Tuhan yang setia beserta dengan kita apapun kondisi dan keadaan kita.

Setelah Firman disampaikan dilanjutkan dengan doa kesembuhan yang dipimpin oleh Pdt Friska Caroline (tim PFC Nasional) dan bersama itu juga ada perwakilan dari hamba-hamba Tuhan yaitu Pdt R.Kadang (GBI jemaat Filadelfia) dan Pdt Sony Erari (GBGP Jemaat Kristus Raja).

Interviewer kesaksian kesembuhan dibawakan oleh Pdt Andre (GKP) dan Ev. Herry Wanggai (GRI) di panggung. Orang-orang sakit banyak mengalami kesembuhan. Mereka ada yg disembuhkan dari sakit paru-paru, tuli, sesak nafas, kaki sakit bertahun tahun dan yang lainnya.

Tantangan hamba Tuhan oleh Pdt. Simon Wagner (tim PFC Nasional), ada banyak sekali anak muda dan orang-orang tua maju ke depan untuk menyerahkan hidup mereka melayani Tuhan.

Selanjutnya acara ditutup dengan doa penutup dan berkat dibawakan oleh Pdt Yotam Ayomi (GPdI).

Puji Tuhan untuk lawatan Tuhan pada hari pertama Pray For Serui. Segala kemuliaan bagi Tuhan!