Puji Tuhan acara Doa Bagi Bangsa (DBB) dapat berlangsung di Lapangan Minamin, Wasile Selatan, Halmahera Timur, Maluku Utara, pada 25-26 Agustus 2017.

Pada hari pertama pelaksanaan DBB hujan turun. Pukul 18.00 WIT jiwa-jiwa mulai berdatangan memenuhi lapangan dengan kondisi hujan dan becek tapi tidak menyurutkan mereka untuk mengikuti ibadah. Pukul 19.00 WIT kursi mulai penuh dan banyak di antara mereka yang berdiri sepanjang acara ibadah.

Ibadah dimulai pukul 19.30 WIT dengan kondisi hujan diawali dengan pujian “Haleluya Bagi Anak Domba”, dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh Pdt Lenda (GPdI Bukutio). Selanjutnya kata sambutan disampaikan Kapolsek Wasile Selatan, Junaedi, SH. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua panitia Marthen Lalumba (GMIH).

Pujian terus dinaikkan, jemaat menyanyikan lagu Hari ini Kurasa Bahagia, kemudian dilanjutkan dengan doa syafaat bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Hamba Tuhan dari beberapa gereja yang berdoa untuk Kecamatan Wasile Selatan, berdoa untuk bangsa dan negara, berdoa untuk pemerintah pusat dan daerah. Hamba Tuhan yang berdoa adalah Pdt George Matruti (GSI Ekorino), Pdt. Felix P. Em (GPdI Saolat).

Hujan mulai berhenti sekitar pukul 20.00 WIT. Imam Pujian, Ayu Matanari (Team DBB Jakarta) membawa jemaat menyembah Tuhan dengan menyanyikan lagu “Bukan Dengan Kekuatanku”.

Selanjutnya Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt Peter Hendry Panjaitan (Team DBB Jakarta) dari
Yesaya 43:4 ” Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu” hampir semua jiwa-jiwa yang hadir menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Selanjutnya Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Pdt Michaela Siska Nelma (Team DBB Jakarta), dengan ayat firman diambil dari Markus 5:25-34 tentang perempuan yang sembuh dari pendarahan selama 12 tahun. Jiwa-jiwa diajak untuk beriman dan datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh seperti perempuan yang sakit pendarahan tersebut.

Doa Kesembuhan dipimpin oleh Pdt Philipus Nurlatu (GPdI Loleba), Pdt Salmon Werimon (GKPMI Tomares) dan Pdt Michaela Siska Nelma (Team DBB Jakarta). Kemudian para Hamba Tuhan dan Counsellour pun mendoakan orang-orang yang sakit. Jiwa-jiwa yang sakit maju ke depan utk didoakan. Hallelluya Puji Tuhan, jiwa-jiwa bersaksi ke atas panggung disembuhkan Tuhan dari sakit nyeri pada bibir rahim (sedang hamil 5 bulan), sembuh dari sakit katarak, sakit pinggang, sakit di bagian pundak, sembuh dari stroke (tidak dapat bicara dengan jelas), sembuh dari sakit tangan yang tidak dapat diangkat tinggi.

Selanjutnya masuk tantangan untuk menjadi Hamba Tuhan, David Oloan (Team DBB Jakarta) mengajak jemaat untuk maju ke depan bagi yang rindu hidupnya dipakai oleh Tuhan dan menjadi pelayan Tuhan. Puji Tuhan banyak yang rindu melayani Tuhan dan maju ke depan.

Puji Tuhan atas lawatan Tuhan di Wasile Selatan melalaui acara Doa Bagi Bangsa. KasihNya sungguh nyata. Hallelluya! Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus!

Hari kedua pelaksanaan Doa Bagi Bangsa (DBB), Tuhan kembali melawat Wasile Selatan, langit Halmahera Timur sangat cerah. Pukul 19.00 WIT lapangan Minamin mulai dipenuhi dengan jiwa-jiwa, banyak yang kekurangan kursi akhirnya mereka berdiri sepanjang acara dan ada pula yang membawa kursi masing-masing dari rumah untuk ikut ibadah DBB. Ibadah dimulai pukul 19.45 WIT dengan Pdt Sandra (GSJA ) membuka acara dengan lagu “Indonesia Tanah Air Beta” , lalu doa pembukaan oleh Pdt Felix P Em (GPdI Saolat).

Diawali dengan yel-yel “Gereja Tuhan oooo bangkit” , Worship Leader mengajak jiwa-jiwa yang hadir untuk bersemangat dan bersukacita datang kepada Tuhan, dan dilanjutkan dengan bernyanyi “Ku tak pandang dari Gereja mana” dan lagu “Saudara Dengarlah Sangkakala”, seluruh yang hadir bernyanyi dengan sukacita.

Selanjutnya doa syafaat dibawakan oleh Januari, Guru Agama SMA 4 (GKPMI Minamin),  Pdt Ferdi Kandari (GSJA Minamin) dan Pdt Novenia Ambeua (GPI Minamin), yang berdoa untuk bangsa dan negara, jiwa-jiwa, kesatuan gereja-gereja, dan perekonomian di Wasile Selatan.

Sebelum firman Tuhan ditayangkan film kesaksian kesembuhan dari Pray For Mamuju, seorang wanita yang disembuhkan dari benjolan di payudara. Dilanjutkan dengan penyembahan “Kasih Yang Sempurna” dipimpin oleh Imam Pujian, David Oloan (Team DBB Jakarta). Jiwa-jiwa diajak untuk datang dengan sungguh-sungguh menyembah Tuhan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Timotius KN (Team DBB Jakarta) dari Lukas 5:1-11 “bagaimana  Tuhan memanggil Simon saat simon sedang menjala ikan, dimana dia sdh bekerja keras sepanjang malam menangkap ikan namun tdk dpt mendapat seekor ikanpun namun pd saat itu Tuhan dtg dan menyuruh simon utk bertolak ke tempat yg dlm ketika simon taat maka dia mendapat sejumlah besar ikan lalu simon takjub dan saat itu dia menyadari  dia adlh org berdosa dan terbatas” Sama spt jiwa2 di wasile selatan yg sebagian besar penduduknya adalah bekerja sebagai seorang nelayan dan penghasil kopra, mungkin mrk merasa sdh bekerja keras siang malam namun tdk menghasilkan sesuatu spt yg mrk harapkan krn tidak mengandalkan Tuhan dan tdk taat dlm menjalani kehidupan sehari2″ lalu jiwa2 itu diajak utk menyerahkan hidup sungguh2 kepada Tuhan dan mereka semua mengangkat tangan dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Dilanjutkan dengan Firman Tuhan kesembuhan yg dibawakan oleh hambaNya Andreas Dwinanda (tim DBB Jakarta), diambil dari Yohanes 5:1-9 tentang Yesus menyembuhkan seorang lumpuh yang 38 tahun sakit di kolam Betesda. Jiwa-jiwa yang sakit diajak untuk beriman dan setia seperti seorang lumpuh tersebut menantikan 38 tahun dan akhirnya Tuhan sembuhkan. Jiwa-jiwa teris diajak untuk percaya kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus ingin menyembuhkan mereka.

Doa kesembuhan dipimpin oleh Marta (GPdI Jikomoi), Wilhelmus (GPKDI Minamin) serta tim DBB Jakarta. Puji Tuhan mujizat terjadi, jiwa-jiwa sembuh dari sakit perut yang membesar karena limpa dan hari itu perutnya mengempis dan tidak sakit lagi. Ada seorang anak kecil yang datang dalam kondisi demam dan saat itu demamnya turun. Ada seorang anak SD yang ada benjolan di lehernya dan karena benjolan itu dia merasa sangat kesakitan dan datang digendong oleh ibunya karena lemah dan saat itu rasa sakitnya hilang dan anak ini bisa berjalan. Ada juga yang sembuh dari stroke ringan. Puji Tuhan!

Setelah doa kesembuhan, Ayu Matanari (Team DBB Jakarta) mengajak jiwa-jiwa yang hadir untuk maju ke depan bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan. Juga yang dahulu pernah melayani namun sempat mundur dari panggilan Tuhan juga diajak untuk maju ke depan dan berkomitmen kembali untuk sungguh-sungguh melayani Tuhan, sambil mereka menyanyikan lagu “Melayani Melayani Lebih Sungguh” . Puji Tuhan banyak jiwa yang menyerahkan hidupnya untuk dipakai oleh Tuhan.

Ibadah selesai pukul 22.30 WIT dan ditutup oleh Pdt. Salmon Werimon (GKPMI Tomares) dan dengan sukacita murid-murid dan jemaat melompat dan menari di lapangan Minamin sambil menyanyikan pujian ” Hatiku rindu Tuhan rindu rindu melayani”

Haleluya Tuhan Yesus datang melawat Wasile Selatan. Segala kemuliaan bagi Tuhan di tempat maha tinggi!