Puji Tuhan, telah tiba hari yang dinanti nantikan untuk acara Doa Bagi Bangsa (DBB) di Lapangan Puao, Wasile Tengah, Halmahera Timur, pada Selasa, 22 Agustus 2017.

Tuhan sangat mengasihi Wasile Tengah, jiwa-jiwa berdatangan memenuhi bangku di lapangan Puao, setelah hujan turun cukup deras.

Ibadah dimulai dengan membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan lagu ” Hormat Bagi Allah Bapa”, semua jemaat bangkit berdiri dan bernyanyi.

Doa pembukaan dibawakan oleh Pdt Defli (GKPMI Nyolako). Berdoa agar acara berjalan dengan baik dan banyak jiwa-jiwa boleh banyak bertobat. Dan juga gereja-gereja boleh dipersatukan di kota ini.

Dilanjutkan oleh pemimpin pujian dengan menyebutkan nama-nama Gereja satu persatu dan jemaat semua membalas jawab dengan sangat sukacita, Pemimpin pujian menyampaikan bahwa lewat acara ini kita percaya gereja-gereja di daerah ini akan saling bergandengan tangan sama-sama dalam melayani Tuhan, lalu pemimpin pujian menaikkan pujian “Ku tak pandang dari gereja mana”. Suasana sangat bersukacita, semua jemaat-jemaat sangat bersukacita dan saling bersenyum, dilanjutkan dengan lagu “Ku kasihi kau dengan kasih Tuhan”, sungguh terasa suasana sukacita di lapangan Puao ini, Halleluya.

Kata sambutan disampaikan oleh Pdt Oktopilus Paga (GBT Puao) juga selaku Ketua Panitia DBB, menyampaikan selamat datang dan selamat beribadah untuk para Hamba-Hamba Tuhan, Kepala Desa, juga Kepala Sekolah, dan para undangan.

Selanjutnya Doa Persembahan oleh Pdt Keriyangan (GSI Puao) dengan Lagu “Sgala Puji Syukur hanya bagiMu Tuhan”

Acara dilanjutkan dengan Doa Syafaat Bagi Bangsa dengan iringan Lagu “Bagi Bangsa ini”. Kepala Sekolah SDN Puao, Mardedi Totomo, Spd, Msi. berdoa untuk supaya Injil boleh tersebar dengan baik di Wasile Tengah dan semua penduduk semakin sungguh-sungguh mencari Tuhan, juga gereja-gereja dipersatukan di wilayah yang dicintai ini, dan banyak warga masyarakat disini supaya semakin senang melayani Tuhan. Semua untuk kemuliaan nama Tuhan. Selanjutnya Pdt Barney Senen (GBI Puao), berdoa untuk daerah Halmahera Timur, bersyukur karena ditempatkan disini. Supaya juga kasih Kristus mempersatukan semua umat yang ada di Halmahera Timur ini, dan berdoa untuk Bapak Gubernur dan pemerintahanan yang ada supaya Tuhan Yesus terus mengurapi mereka semua dan juga gereja-gereja yang ada di Wasile Tengah. Diteruskan oleh Pdt Yustin (GBI Puao) yang berdoa untuk Wasile Tengah, supaya penginjilan boleh terus ada di Wasile Tengah.

Lalu masuk dalam penayangan Film Pray For Cities dan film kesaksian kesembuhan dari Pray For Ambon, semua jemaat menyaksikan dengan sungguh-sungguh.

Kemudian Imam Pujian, Andreas Dwinanda (Team DBB Jakarta) membawa jemaat mempersiapkan hati untuk mendengarkan Firman Tuhan, dengan lagu “Allah mengerti Allah peduli”. Mengajak jemaat berdoa bahwa kita semua disini ada karena kebaikan Tuhan. Dia peduli kepada kita semua, sampai saudara-saudara ada di tempat ini pun adalah pekerjaan Tuhan menarik saudara semua kesini, untuk mendapat jamahan dari Tuhan. Jemaat menyanyikan dengan sungguh-sungguh.

Selanjutnya pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt Hendry Peter Jait (Team DBB Jakarta), membawakan Matius 6 : 25 – 34. Janganlah khawatir, Tuhan Allah yang besar ada bersama-sama dengan kita. Tuhan Yesus ada disini. Melangkahlah dengan Iman dalam menjalani kehidupan kita. Tuhan ingatkan kita malam ini, bahwa Dia benar-benar peduli kepada kehidupan kita. Dia mau mati bagi kita buat menebus dosa kita, seharusnya kita yang menanggungnya, tetapi karena kebaikan Tuhan Yesus, dia selamatkan kita. Jadi mengapa kita harus khawatir? Yang Tuhan mau adalah Dia mau kita percaya kepadaNya. Percayalah kepada Allah. Dia mengerti dan peduli kepada kita. Hamba Tuhan mengajak jemaat menyembah lagu “Allah mengerti Allah Peduli” dan kemudian mengajak jemaat untuk menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat, semua jemaat mengangkat tangan dan berdiri, menerima Tuhan Yesus didalam hati mereka semua.

Pdt Hendry Peter Jait melanjutkan Firman Tuhan dari Matius 8 : 5 – 13, Tuhan Yesus sayang kepada kita. Seperti perwira yang beriman itu, jadilah sesuai dengan Imanmu. Percayalah saudara yang sakit malam hari ini Tuhan akan sembuhkan. Percayalah saudara kepada Tuhan Yesus. Taruhlah iman yang tinggi untuk kesembuhan kita. Pdt Hendry Peter Jait mengundang Counsellour dan Hamba-Hamba Tuhan untuk maju kedepan mendoakan orang sakit, juga mengundang jemaat yang sakit untuk maju ke depan.

Doa Kesembuhan dipimpin oleh Pdt Hendry Peter Jait (Team DBB Jakarta) dan dilanjutkan oleh Pdt Raymon (GKPMI Nyolako), Pdt Yaddit (GKII Silalayang), dan Pdt Heni (GKPMI Sobaim). Setelah doa-doa dinaikkan, para Hamba-Hamba Tuhan dan Counsellour pun mendoakan orang-orang yang sakit. Hallelluya Puji Tuhan, banyak yang Tuhan sembuhkan pada malam hari ini, banyak jiwa-jiwa bersaksi ke atas panggung disembuhkan Tuhan. Sakit pinggang, kejang-kejang, maag, sakit pada lutut, sakit di leher, dan banyak sakit lainnya yang Tuhan sembuhkan pada malam hari pertama ini, Puji Tuhan.

Selanjutnya hamba Tuhan, Pdt Hendry Peter Jait (Team DBB Jakarta) mengajak jemaat untuk maju ke depan bagi yang rindu hidupnya dipakai oleh Tuhan dan menjadi pelayan Tuhan, banyak jemaat yang maju ke depan dan hamba Tuhan mendoakan jemaat yang maju kedepan.

Persembahan kedua dijalankan dengan lagu “Slamat di tangan Yesus”, dilanjutkan dengan pengumuman. Lalu pemimpin pujian menaikkan pujian penutup “Sbab Kau Besar” dan dilanjutkan Doa penutup oleh Pdt Barney Senen (GBI Puao).

 

Hari kedua pelaksanaan Doa Bagi Bangsa, Rabu, 23 Agustus 2017, Tuhan menjawab doa, hujan deras dihentikanNya, langit cerah Dia berikan supaya banyak orang boleh kembali mendapatkan lawatan Tuhan di Lapangan Puao, Puji Tuhan!

Pemimpin Pujian menyapa para jemaat seraya membuka acara ibadah DBB dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Rayuan Pulau Kelapa”. Kemudian dilanjutkan dengan lagu “Muliakanlah, Muliakanlah” penari tamborine memasuki area depan panggung mengiri lagu dengan tarian.

Doa pembukaan juga kata sambutan disampaikan oleh Pdt Oktopilus Paga (GBT Puao) juga selaku Ketua Panitia DBB. Juga memberi sambutan selamat datang kepada Kapolsek, Perwakilan Bupati, dan undangan-undangan yang hadir.

Puji-pujian kembali dinaikkan oleh pemimpin pujian dengan membawakan lagu “Tiba Saatnya” semua jemaat begitu semangat memuji Tuhan. Kemudian dilanjutkan pujian “Mari Kita Semua” suasana makin penuh sukacita di Lapangan Puao, semua semangat memuji Tuhan, dan  jiwa-jiwa pun terus berdatangan. Selanjutnya Doa Persembahan dipimpin oleh Pdt Oktovina (GPdI Silalayang). Lagu “Bila Topan K’ras” dinyanyikan mengiringi persembahan.

Kemudian memasuki doa syafaat, Hamba-hamba Tuhan diundang naik ke panggung untuk berdoa bersama-sama. Lagu “Indonesia penuh kemuliaanNya” dinaikkan. Doa syafaat diawali oleh Pdt Oktovina (GPdI Silalayang), berdoa bersyukur Tuhan menolong semua untuk penyelenggaraan acara DBB ini, sampai malam kedua masih boleh terselenggara dan sangat bersyukur kepada Tuhan. Selanjutnya Pdt Yustin Djurubasa (GKPMI Bukit Zaitun Foli) mendoakan Wasile dan seluruh Maluku Utara, supaya seluruh masyarakatnya boleh semakin banyak yang mengenal akan Tuhan dan bertobat, juga keselamatan dari Tuhan boleh dinyatakan diatas Maluku Utara.

Kemudian Pdt Barney Senen (GBI Puao) berdoa untuk Bangsa dan Negara Indonesia, berdoa untuk Presiden dan seluruh jajarannya diberikan hikmat yang dari Tuhan. Juga berdoa untuk keamanaan bangsa ini boleh terus terjaga, dijauhkan negara ini dari segala kerusuhan, ancaman teroris, dan orang-orang jahat yang berusaha menghancur dan memecah belahkan kesatuan bangsa Indonesia, memberkati Indonesia supaya damai sejahtera Tuhan boleh terus mengalir, dan pertobatan boleh tercurah di Bangsa ini.  Juga berdoa untuk Halmahera Timur supaya Tuhan terus memberkati segalanya, dari mulai Gubernur, Bupati, Camat sampai Kepala Desa diberkati Tuhan Yesus. Bersama-sama menyanyikan lagu “Indonesia penuh kemuliaanNya” juga menyanyikan “Wasile penuh kemuliaanNya” semua jemaat dan para Hamba Tuhan menyanyikan dengan sungguh-sungguh.

Kemudian masuk kedalam pemutaran film dan kesaksian kesembuhan dari team DBB Jakarta. Jemaat terlihat sungguh-sungguh menyimak film kesaksian.

Setelah itu Imam Pujian, David Oloan (Team DBB Jakarta) membawa jemaat untuk mempersiapkan hati mendengarkan Firman Tuhan, dengan membawa jemaat menyanyikan lagu “Bagi Tuhan tak ada yang mustahil”

Firman Tuhan diberitakan oleh Pdt Hendry Peter Jait (Team DBB Jakarta). Membawakan Yohanes 1 : 12. Kalau kita percaya menerima Yesus masuk didalam hati kita, maka tidak ada kuasa apapun yang dapat membuat kita jatuh. Firman Tuhan jelas katakan, kuasa yang besar itu ada didalam kehidupan kita, jika kita menerima Tuhan Yesus didalam kehidupan kita. Percayalah akan Firman Tuhan. Seperti Yohanes 1 : 1, Dia berbicara sesuai dengan FirmanNya. Hidup kita dibawa menjadi ke kehidupan yang terang, asal kita menerima Dia didalam hati kita. Dia akan menggembalakan kita, tapi seringkali kita menggunakan pikiran kita sendiri sehingga Tuhan tidak dapat bekerja didalam kehidupan kita. Tinggalkanlah kehidupan lama mu, bertobatlah dan terimalah Tuhan didalam hidupmu. Jangan berbuat dosa lagi. Lakukanlah Firman Tuhan, maka kehidupan kita akan dipakai oleh Tuhan.  Mujizat terbesar ketika kita mengalami pertobatan. Hamba Tuhan mengajak jemaat untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Diiringi lagu “Yesus terlebih Besar”, hamba Tuhan mengajak jemaat bangkit berdiri bagi yang mau menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat, semua jemaat berdiri menerima Tuhan Yesus menjadi Juruselamat.

Selanjutnya Firman Tuhan kesembuhan disampaikan oleh David Oloan (Team DBB Jakarta) dari Yohanes 5 : 1 – 9. Untuk menantikan janji Tuhan selama 38 Tahun bukan waktu yang singkat. Bukan suatu hal yang mudah. Tapi orang yang timpang ini, begitu setia dan beriman, dia rindu dapat bertemu dengan Tuhan Yesus. Berpuluh-puluh tahun dalam kondisi yang lemah menantikan janji Tuhan, tapi imannya tidak lemah. Begitupun saudara ditempat ini, percayalah, berimanlah seperti orang timpang itu. Berharap penuh kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus akan menyembuhkanmu. Dia datang untuk menyelamatkan manusia. Hari ini kita akan melihat Mujizat Tuhan, apapun sakit penyakitmu, percayalah kepada Tuhan Yesus.

Doa kesembuhan dimulai, David Oloan mengajak para Counsellour dan para Hamba Tuhan untuk maju ke depan bersiap mendoakan orang sakit. Doa kesembuhan di pimpin oleh Pdt Yustin Djurubasa (GKPMI Foli), Pdt Oktovina (GPdI Silalayang), dan Pdt Barney Senen (GBI Puao).

Doa-doa dinaikkan secara bergantian, dan menguatkan iman para jiwa-jiwa yang sakit yang maju kedepan. Lagu “Dia Jamah” mengiringi dengan lembut doa-doa yang sedang dinaikkan. Hamba Tuhan mempersilahkan bagi yang sudah merasa kesembuhan dapat naik ke atas panggung. Puji Tuhan untuk yang mendapatkan kesembuhan malam hari ini. Sakit pada pinggang disembuhkan, sakit mata rabun dan tegang pada leher disembuhkan, sakit jantung disembuhkan. juga ketika kesaksian kesembuhan akan di akhiri, tiba-tiba ada seorang ibu naik ke atas panggung, Puji Tuhan ibu ini disembuhkan Tuhan dari sakit pada pinggang nya yang sakit setiap digerakkan. kemarin juga dia datang dan maju kedepan, tetapi belum sembuh. tetapi pada malam hari ini ibu ini dapat bersaksi telah Tuhan sembuhkan, Puji Tuhan.

Kemudian semua yang hadir ditantang untuk menyerahkan hidupnya kepada Tuhan untuk melayani Tuhan, dipimpin oleh Andreas Dwinanda (Team DBB Jakarta), dengan menyanyikan lagu “Betapa hatiku berterimakasih Yesus”. Hamba Tuhan mengajak jemaat bagi yang mau menyerahkan hidupnya untuk Tuhan dan rindu hidupnya melayani Tuhan untuk maju ke depan. Puji Tuhan, dengan cepat mereka semua maju ke depan. Hamba Tuhan berdoa supaya Tuhan memakai dan bekerja didalam kehidupan mereka semua supaya menjadi saksi bagi banyak orang, bahwa hanya Tuhan Yesus lah Tuhan dan Juruselamat dalam kehidupan kita semua. Dengan wajah yang bersukacita para jemaat yang maju meninggalkan area depan panggung setelah menyerahkan hidupnya untuk Tuhan.

Kemudian persembahan ke dua dijalankan dengan menyanyikan “Berkatilah, berkatilah semua bangsaku”. Setelah itu dilanjutkan Pengumuman. Selanjutnya Ketua Panitia, Pdt Oktopilus mempersilahkan Kepala Desa Nyaolako, Yonas Sroyer memberikan kata sambutan. Kepala Desa menyatakan Puji Tuhan banyak mujizat terjadi di acara ini, tapi bukan semata-mata karena acara ini tetapi kembali kepada Iman kita. Kepala Desa juga menyampaikan kesaksian pernah didoakan team dari Jakarta, waktu itu pinggangnya sakit, Puji Tuhan sampai pada saat ini Tuhan pulihkan.

Pujian “Maka jiwaku pun memujiMu” dinaikkan mengakhiri acara ibadah pada malam hari ini.  Kemudian Pdt Hendry Peter Jait (Team DBB Jakarta) memimpin Doa penutup dan Doa Berkat.

Bersyukur atas lawatan Tuhan diacara Doa Bagi Bangsa selama 2 hari ini. Tuhan sangat mengasihi akan Wasile Tengah. Terpujilah Tuhan, kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus!