Terpujilah Tuhan, acara Pray For Pontianak dapat dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Juli 2017, bertempat di Wisma Nusantara, Jl. Letjen Soeprapto No.14, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Puji Tuhan cuaca sepanjang hari sangat cerah. Jiwa-jiwa terus berdatangan, mereka datang  dengan penuh sukacita dan menanti lawatan Tuhan bekerja di Pray For Pontianak.

Pukul 18.00 film kesaksian diputar, kesaksian dari seorang Bapak yang disembuhkan Tuhan dari sakit nyeri otot selama 2 tahun, dari bagian kaki sampai pinggang. Selanjutnya ibadah pun dimulai. Jiwa-jiwa masih terus berdatangan dan memenuhi kursi-kursi yang telah disediakan.

Puji-pujian dipimpin oleh Worship Leader Pdp Thomas C. Susento, SE (GBI Father’s Love), yang menyerukan agar semua jemaat beriman bahwa banyak mujizat Tuhan terjadi hari ini, kebangunan rohani terjadi atas Pontianak. Worship Leader mengajak semua yang hadir menyanyikan lagu pembuka “Suci Suci Suci”, terlihat semua menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, menyiapkan hati mereka.

Doa pembukaan oleh Pdt Jandoko, S.Th. (GBI Karya Baru-Ketua PGPI), kemudian masuk pada kata sambutan oleh Pdt Akiong Epit,S.Th.MPd.K (Ketua Sinode GPKB Kalimantan Barat), sebagai ketua Pray For Pontianak, menyampaikan sangat bersyukur diadakannya acara Pray For Pontianak, bahwa acara ini murni acara doa, bukan acara politik, dan menghimbau agar kita berdoa bagi kota, karena kesejahteraannya adalah tanggung jawab kita. Beliau juga menyatakan terima kasih kepada tim Pray For Cities Jakarta, dan berharap acara ini dibuat setahun dua kali, karena tujuannya mulia, yaitu berdoa bagi kesejahteraan kota dan bangsa.

Acara dilanjutkan dengan pujian “Tiba Saatnya” mengajak semua jemaat bersukacita memuji Tuhan, dilanjutkan dengan lagu pujian “Oleh Darah Anak Domba” dinaikkan dengan semangat. Dilanjutkan dengan pujian “Berkatilah”, jemaat memuji Tuhan sambil memberikan persembahan. Pujian dilanjutkan dengan pujian “Syukur bagi Setiap RencanaMu”, Worship Leader meminta agar jemaat menyanyi sambil berdoa bagi kota Pontianak.

Selanjutnya para hamba Tuhan yang mewakili gereja-gereja di Kota Pontianak maju ke depan berdoa bagi kota dan bangsa. Hamba Tuhan yang berdoa adalah Pdt Andri Nugroho (PGLII Bidang Penginjilan), Pdt Mesakh Amin, S.Th (GPPIK Bukit Zaitun Pontianak), Pastor Pius Barses (Gereja Katolik Katedral St.Joseph Pontianak), Pdt Dr. Barnabas Simin, M.Pd.K (Ketua API Kalimantan Barat), Pdt Jones H. Sihombing, S.Th. (GKII Petra Siantan Pontianak Utara). Mereka berdoa bagi perekonomian bangsa dan negara, khususnya perekonomian Kota Pontianak, berdoa bagi keamanan kota dan aparat keamanan, bagi kesatuan gereja-gereja, berdoa supaya gereja bangkit memberitakan Injil, berdoa bagi pendidikan di Pontianak.

Kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan film kesaksian kesembuhan Pray For Cities, yaitu kesaksian mujizat kesembuhan dari Mia Kristiana, yang disembuhkan Tuhan dari sakit kanker serviks pada saat Pray For Singaraja, Bali. Kesaksian ini membangkitkan iman jiwa-jiwa yang hadir pada malam hari ini.

Sebelum Firman Tuhan disampaikan, Imam Pujian Ev Syanti (tim Pray For Cities) membawa semua jemaat  yang hadir menyanyikan lagu “Allah Mengerti”. Jiwa-jiwa menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh dan merasakan jamahan Tuhan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt David Simanjuntak (tim Pray For Cities) dari Roma 5 : 7-8, bahwa tidak mudah mati bagi orang yang jahat, tapi Allah, merendahkan diriNya datang ke dunia ini sebagai manusia yang lahir di kandang domba, menunjukkan kasihNya bagi kita, Dia memberikan kasih yang sempurna bagi kita, Dia mau mati bagi kita, orang yang berdosa. Betapa besar kasih Allah kepada kita. Berulang kali kita jatuh dalam dosa, berbuat jahat, tapi tangan Tuhan tidak pernah berhenti menolong dan mengasihi kita. Kita adalah orang yang berharga bagi Tuhan, Dia rela menderita disalibkan karena Dia sangat mengasihi kita. Hanya Yesus yang bisa menyelamatkan kita.  Pdt David mengajak jemaat untuk percaya kepada Yesus sambil menaikan lagu “Apapun yang terjadi”. Semua jiwa-jiwa diajak untuk bertobat dengan sungguh-sungguh, berdiri dan menerima Yesus sebagai Juruselamat. Pemandangan indah memandang bagaimana jiwa-jiwa yang bertemu dengan Allah.

Kemudian Firman Tuhan dilanjutkan oleh Pdt Teddy Menas (tim Pray For Cities) dari Markus 5:25-34, tentang perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun dan telah berobat berkali-kali namun tidak mengalami kesembuhan, perempuan ini mendengar berita-berita tentang Yesus, menjadi beriman kepada Tuhan, walau banyak orang berdesak-desakan mendekati Yesus, dia berjuang untuk mendekati Yesus, dia tidak menyerah, dia menjamah JubahNya, maka seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan dia menjadi sembuh. Yesus sanggup menyembuhkan penyakit kita, asalkan kita beriman, sebab iman kita menarik kuasa Yesus bekerja.

Jiwa-jiwa diajak memuji Tuhan “Kuyakin saat Kau berfirman”,  Pdt Teddy mengajak jiwa-jiwa berdoa dan meminta kesembuhan, lalu mengundang para hamba Tuhan dan para counsellor maju ke depan untuk mendoakan jiwa-jiwa yang sakit, setelah itu jiwa-jiwa yang sakit maju ke depan untuk didoakan, mereka berdoa meminta kesembuhan.

Doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt Jandoko, S.Th. (GBI Karya Baru-Ketua PGPI), Pdt Sawal Riyadi, S.Th. (Ketua PPHTGD Siantan-Pontianak Utara), dan Pdt Jong Johan (tim Pray For Cities). Para counsellor mendoakan jiwa-jiwa dengan sungguh-sungguh.

Jiwa-jiwa maju ke depan dengan berbagai kondisi sakit penyakit, pergumulan hidup dan berharap Tuhan menyembuhkan mereka. Puji Tuhan mujizat terjadi! mereka sembuh dari sakit kepala yang membuat tangan kaku, telinga kanan berdengung dan kurang jelas mendengar sejak kecelakaan 4 tahun yang lalu, saraf kejepit 8 tahun, sakit kepala sampai kejang-kejang sejak bayi, sakit kepala selama 5 tahun dan dada sesak, haleluya..!! Semua yang hadir bertepuk tangan memuliakan nama Tuhan setelah menyaksikan mujizat kesembuhan dan perkara-perkara ajaib yang Tuhan kerjakan malam ini. Kesaksian kesembuhan dipimpin oleh Pdt Nikson Manulang (GPPS Siantan), Pdt. Emanuel Triwibowo, S.Th. (GKII Eklesia Pontianak), Pdt Michaela Siska Nelma (tim Pray For Cities).

Pdp Daniel Parade (tim Pray For Cities) memberikan tantangan kepada mereka yang rindu terpanggil menjadi melayani Tuhan untuk maju ke depan dan didoakan, dan sambil menyanyikan lagu “Tuhan inilah hidupku” dan setelah itu berdoa bagi mereka yang maju ke depan.

Selanjutnya disampaikan kata sambutan dari Wakil Gubernur yang diwakilkan oleh Drs. Robertus Isdius, M.Si (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kalimantan Barat), menyatakan bahwa acara ini sangat positif, demi perkembangan iman dan perluasan kerajaan Allah, dan menghimbau agar semua bertekun dalam doa dan hidup sebagai prajurit Kristus.

Acara dilanjutkan dengan persembahan pujian dari Paduan Suara GPIB Siloam Kota Pontianak, menyanyikan pujian “Selamat Malam Tuhan” dan persembahan pujian dari Natan dari GPIB Siloam, menaikan pujian “Dengan apa kan kubalas segala kebaikanMu”.

Selanjutnya pengumuman disampaikan oleh Pdt Jones H.Sihombing (GKII Petra), menyampaikan agar semua jemaat yang hadir kembali ke gereja masing-masing dan menjadi berkat bagi banyak orang di sekelilingnya.

Setelah pengumuman,  maka Pray For Pontianak ditutup dengan menyanyikan lagu “Jadikan Kami Satu” dan semua hamba Tuhan maju ke depan, dan Pdt.  Irot Lewi, MTh (GKII) membawakan doa penutup dan menutup dengan doa berkat.

Sungguh nyata kasih dan kuasa Tuhan di Pray For Pontianak, mengucap syukur melihat Tuhan bekerja menyelamatkan dan menyembuhkan banyak jiwa di Pray For Pontianak.

Haleluya! Kemuliaan hanya bagi Tuhan ditempat yang Maha Tinggi.

 

Lihat Video selengkapnya : Pray For Cities : Pray For Pontianak 2017