Pada tanggal 22 Mei 2017, Pika mengalami kecelakaan saat dibonceng sepeda motor bersama Bapak dan Neneknya, dimana sepeda motor tersebut menabrak mobil.

Kemudian Pika dibawa ke klinik di desa, namun dirujuk ke Rumah Sakit yang lebih besar. Di Rumah Sakit tersebut Pika difoto rontgen kaki kirinya, dan keluar hasilnya yang menyatakan kaki kiri Pika retak. Namun keluarga memilih untuk Pika pulang supaya diobati saja di rumah dengan obat kampung.

Selama di rumah, Pika diberi obat tradisional herbal, seperti daun serai yang dioleskan dan ditempel di kakinya. Pika pun tidak berani menginjakkan kakinya. Ibunya juga berupaya melatih Pika berjalan, tapi Pika tetap tidak berani menginjakkkan kaki kirinya.

Tuti, Ibu dari Pika terus berdoa kepada Tuhan supaya Pika diberikan kesembuhan.

Kemudian pada tanggal 14 Juni 2017, Ibu Tuti mendapat undangan dari Pendeta di gerejanya untuk menghadiri acara Pray For Kutai Barat yang diadakan pada tanggal 15-16 Juni 2017.

Kemudian pada tanggal 15 Juni, Ibu Tuti membawa Pika ke acara Pray For Kutai Barat. Saat datang, maka Pika masih digendong. Puji Tuhan! Mujizat terjadi. Pika yang tadinya tidak bisa menginjakkan kakinya, maka setelah didoakan, Pika bisa berjalan dengan normal. Pika disembuhkan Tuhan Yesus!

Puji Tuhan! Mujizat kesembuhan terjadi. Bilur-bilur Tuhan Yesus menyembuhkan Pika!

Video kesembuhan : Pika Disembuhkan dari Sakit Retak Tulang Tempurung Kaki Kiri