Inilah pesan Yesus Kristus sebelum naik ke surga: PERGILAH DAN BERITAKAN INJIL

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajrlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman” (Matius 28:18-20).

Inilah pesanan yang merupakan amanat agung Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya, termasuk kita orang percaya, untuk memberitakan Injil. Tuhan Yesus tidak hanya memberikan pesan namun Yesus Kristus juga memberikan kuasa melalui Roh Kudus.

Setelah menerima kuasa Roh Kudus di Hari Pentakosta, Petrus dan murid-murid lain dengan berani memberitakan Injil. Berita Injil yang mereka kabarkan adalah berita bahwa Tuhan Yesus telah mati dan bangkit untuk menebus dosa manusia.

Amanat Agung ini diberikan kepada seluruh orang percaya, yang juga telah menghantarkan Team Pray for Cities pergi melayani Kutai Barat untuk mempersiapkan pelayanan doa bersama dalam acara Pray for Cities bagi Kabupaten Kutai Barat, yang akan menjangkau 4 kecamatan yaitu Kecamatan Barong, Sekolaq Darat, Melak, dan Ligag Bigung di Kalimantan Timur.

Rencana pelaksanaan Pray for Kutai Barat ini akan diselenggarakan pada tanggal 14-15 Juni 2017, bertempat di GOR Desnan. Acara ini akan akan di ikuti oleh seluruh elemen Kristiani dan Katolik di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam rangkaian persiapan Pray for Kutai barat, bersyukur team Pray Cities diberikan kesempatan untuk dapat melayani dalam pelayanan KKR kesembuhan yang dilakukan di Desa Temula.  Rabu (5/4).

Kondisi di Kutai Barat hampir tiap hari turun hujan, KKR di Desa Temula ini dilangsungkan pada pukul 19.00 WIB, meskipun hujan lebat jiwa-jiwa sudah mulai berdatangan 35 jiwa yang hadir dalam ibadah kesembuhan malam itu.

Firman Tuhan di sampaikan dari  Matius 8:1-4 Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta “. Pada saat orang kusta ini datang kepada Yesus, sujud kepada Yesus dan meminta kesembuhan, Dalam adat orang Yahudi pada Zaman itu bahwa seorang yg kusta, adalah seorang yg mendapat kutukan, orang yang najis dimana orang kusta tidak boleh berhadapan dengan orang banyak, jadi seharusnya dalam tradisi agama pada waktu itu, orang kusta tersebut tidak seharusnya datang dan menemui Yesus ditengah kerumunan orang banyak. Namun orang kusta ini mau dan tetap menemui Yesus, ia mau melepaskan semua batasan-batasannya sebab ia percaya bahwa Tuhan Yesuslah satu-satunya Tuhan dan juruselamat yang sanggup untuk menolongnya.

Firman Tuhan disampaikan menyatakan bahwa suatu iman dan percaya yang diletakan pada Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia, Tuhan berkenan untuk ditemui dan kehendak Tuhan adalah menyembuhkan, ketika orang sakit itu berkata “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku, maka segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Tuhan Yesus menyembuhkan dan mentahirkan orang sakit kusta, Ajaib sekali kuasa dan kasih Kristus atas setiap orang percaya yang datang kepada-Nya.

Firman Tuhan disampaikan kepada mereka bahwa Tuhan sangat mengasihi mereka, seperti Tuhan mengasihi orang yg sakit kusta dan mau menyembuhkannya begitu juga kepada mereka.

Hadirat Tuhan dirasakan begitu indah di tengah-tengah ibadah KKR kesembuhan di Desa Temula ini, seluruh jemaat yang hadir mengangkat hatinya untuk datang kepada Tuhan Yesus, dan menerima Yesus menjadi Tuhan dan juruselamat. Selanjutnya ibadah di teruskan dengan tantangan bagi mereka yang mengalami sakit dan berbeban berat.  Puji Tuhan ada 2 yang sembuh dari perut dan sakit pada kepalanya. Halleluyah…

Kesaksian kesembuhan dalam KKR kesembuhan di desa Tamul

Kesaksian kesembuhan dalam KKR kesembuhan di Desa Temula, Kutai Barat